
KUPANG, FLOBAMORA-SPOT –— Dengan penuh syukur, Sr. Maria Marselina Lodan, RVM, akan merayakan perak panggilannya dalam hidup membiara.
Misa syukur 25 tahun hidup membiara akan digelar pada Kamis, 4 September 2025, bertempat di rumah keluarga besar, kediaman almarhum Bapak Yoseph Pito Watun, Jl. Gua Maria, Walangkeam Atas, Lembata.
Motto hidupnya, yang lahir dari permenungan mendalam atas firman Tuhan, sederhana namun sarat makna: “Tuhan adalah Kasih” (1 Yoh 4:8).
Motto ini menjadi sumber kekuatan dan arah panggilan, yang ia hidupi dalam perjalanan panjang sebagai seorang religius misionaris dari Kongregasi Religious of the Virgin Mary (RVM).
Biodata Yubilaris.
Sr. Maria Marselina Lodan lahir di Hokeng, 20 April 1975. Ia merupakan putri dari pasangan almarhum Linus Wata Wator dan almarhumah Magdalena Habu Watun.
Sejak kecil, ia telah ditempa dalam suasana iman Katolik yang sederhana namun kokoh, yang kemudian menumbuhkan benih panggilan hidup membiara.
Riwayat pendidikannya dimulai dari SDI Waikomo 1 (1982–1989), berlanjut ke SMPN Lewoleba (1989–1992), kemudian SMAN 1 Lewoleba (1992–1995). Dan akhirnya menempuh pendidikan tinggi di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta (2002–2006), dengan fokus pada bidang IPPAK (Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik).
Riwayat Panggilan.
Benih panggilannya tumbuh sejak masuk aspiran (1997–1998) di Rumah Postulan Soe, TTS-NTT.
Ia melanjutkan masa postulan (Februari–Juli 1998) di tempat yang sama, kemudian menjalani masa novisiat pada Agustus 1998–1999.
Pada 22 Agustus 2000, Sr. Maria Marselina mengikrarkan Kaul Pertama di Kapela Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui, Kupang.
Kesetiaannya berpuncak pada Kaul Kekal di Manila, Filipina, pada 25 Maret 2009. Tepat 22 Agustus 2025, ia merayakan pesta Perak Hidup Membiara dalam perayaan syukur di Gereja Maria Asumpta, Walikota Baru, Kupang.
Riwayat Perutusan.
Seperti para religius RVM lainnya, Sr. Maria Marselina setia melayani di berbagai tempat perutusan.
2000–2002: Karya asrama dan pendidikan, SMPK Vianney Soe, TTS.
2002–2006: Studi IPPAK, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
2007–2008: Guru SMPK Aloysius Niki-niki, TTS.
2009–2011: Guru SDK Kristoforus, Rote Ndao.
2011–2018: Karya formasi intensif di Postulan.
2018–2021: Karya pastoral, Sekretaris Paroki St. Petrus Denpasar, Bali.
2021–2024: Pendamping Asrama, SMPK Arnoldus Yansen, Oeekam, TTS.
2024–2025: Karya ret-ret di PSMI Soe-TTS dan Guru SDK Yaswari, Niki-niki, TTS.
Syukur Keluarga dan Gereja.
Peringatan 25 tahun hidup membiara ini menjadi momen syukur bukan hanya bagi Sr. Maria Marselina pribadi, tetapi juga keluarga besar Watun, Paroki Sta. Maria Banneux Lewoleba. Serta seluruh rumpun keluarga dan umat lingkungan Sta. Maria Ratu Rosari.
“Sr. Marselina adalah kebanggaan keluarga dan Gereja. Hidup dan karya beliau menjadi teladan iman, harapan, dan kasih bagi banyak orang,” ungkap salah seorang anggota keluarga besar.
Dalam terang iman, Sr. Maria Marselina Lodan, RVM, menegaskan bahwa perjalanan panjang ini hanyalah buah kasih Allah.
“Semua karena kasih Tuhan. Jika saya boleh tetap setia hingga 25 tahun ini, itu bukan karena kekuatan saya, melainkan kasih dan rahmat-Nya yang selalu menyertai,” tuturnya penuh syukur. (goe).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




