Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kerja Bakti Massal dan Lomba Kebersihan Antar Kelurahan, Diluncurkan

Wawali Serena Francis melaunching Rapat Umum Kerja Bakti Massal dan Launching Lomba Kebersihan tingkat Kelurahan.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Wakil Wali Kota, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., memimpin langsung Rapat Umum Kerja Bakti Massal dan Launching Lomba Kebersihan tingkat Kelurahan bertempat di Lantai I Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (22/05).
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah mendukung gerakan kerja bakti massal sebagai langkah konkret menjawab persoalan kebersihan kota.

Ia menekankan, kolaborasi lintas sektor, termasuk ASN, pelajar, stakeholder, dan masyarakat, menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini.
“Pemerintah Kota Kupang harus bersinergi dengan seluruh elemen, termasuk Komunitas Beta Bersih, demi menyukseskan kerja bakti massal. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk komitmen kita bersama menjaga kota tetap bersih dan sehat,” ungkap Wawali.

Ia mengimbau seluruh komponen masyarakat, mulai dari ASN, pelajar, hingga warga kota untuk turut berpartisipasi aktif.

Wawali mengingatkan agar kegiatan dilakukan sesuai dengan peta lokasi (roadmap) yang telah ditentukan dan diimbau agar sampah dipilah berdasarkan jenisnya sebelum diangkut.

“Yang paling penting, sampah-sampah hasil kerja bakti tidak boleh dibakar. Mengingat saat ini kita memasuki musim kemarau dengan angin kencang, pembakaran sampah bisa memicu kebakaran. Ini bentuk tanggung jawab kita menjaga lingkungan,” tegasnya.

Sekretaris Satgas Sampah Kota Kupang menyampaikan, kegiatan kerja bakti massal akan dilaksanakan Jumat, 23 Mei 2025 dalam dua sesi.
Sesi pagi melibatkan siswa-siswi sekolah dari pukul 07.00–09.00 WITA, dengan toleransi jam belajar diberikan oleh sekolah. Sesi sore melibatkan ASN, stakeholder, dan masyarakat umum dari pukul 15.00–17.00 WITA.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, Komunitas Beta Bersih menyiapkan 21 unit dump truck dan 2 pick-up yang akan disebar di tiap kelurahan. Komunitas didukung armada dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang.

Dukungan penuh komunitas Beta Bersih. 

Ketua Komunitas Beta Bersih, Valentino Bambang Sucipto, menyatakan, pihaknya akan terus mendukung langkah-langkah strategis Pemkot Kupang dalam menciptakan lingkungan kota yang bersih dan tertata.

“Kami tidak ingin hanya mengkritik. Kami ingin terlibat langsung. Kebersihan kota bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan gerakan ini, kerja bakti massal juga dirangkaikan dengan peluncuran Lomba Kebersihan Kelurahan dengan total hadiah senilai Rp120 juta dari Pemkot Kupang.

Ada dukungan dana dari Komunitas Beta Bersih sebesar Rp150–200 juta, piala bergilir, serta dana insentif tambahan senilai Rp1 miliar untuk mendukung program-program kebersihan berkelanjutan.

“Kita mulai dari langkah kecil: memilah sampah, tidak membuang sembarangan, dan menjaga lingkungan sekitar. Mari kita jadikan Kupang sebagai kota yang bersih, indah, dan bersinar,” tutup Wakil Wali Kota. (Pkp kk).

  • Bagikan