KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Entah sadar atau tidak, selama periode 7-13 Februari 2025 terjadi 86 kejadian gempa di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Telah tercatat sebanyak 86 kejadian gempa bumi dengan tidak ada kejadian gempa bumi dirasakan”, demikian BMKG Stasiun Geofisika Kupang Jumat (14/2/25).
Gempa bumi periode ini didominasi oleh gempa bumi magnitudo kecil (M< 4,0) sebanyak 82 kejadian dan berkedalaman dangkal (D<60 Km) sebanyak 68 kejadian. Kejadian gempa bumi di laut sebanyak 67 kejadian (82%) dan di darat sebanyak 19 kejadian (28%).
Frekuensi kejadian gempa bumi harian paling tertinggi pada tanggal 12 Februari 2025 yakni sebanyak 18 kejadian. Kejadian gempabumi paling banyak terjadi di Pulau Sumba dan sekitarnya.
Jika sobat memiliki saran, kritik, dan pertanyaan silahkan menghubungi line media sosial Stasiun Geofisika Kupang. Jangan lupa ikuti kami di media sosial Facebook/Instagram/Twitter (@stageofkupang) untuk mendapatkan informasi terbaru dari kami.
Semoga informasi yang diberikan bermanfaat bagi sobat sekalian. Cegah penyebaran HOAX terkait kegempaan dan tsunami dengan memperbarui informasi resmi dari BMKG serta tetap siaga dalam menjalani aktivitas. (Stasiun Geofisika Kupang).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




