Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Empat Belas KK di Desa Pariti Terendam Banjir, Jembatan Kukak Jebol, Pemerintah di Mana?

Rumah warga Pariti yang terendam banjir.

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Hujan deras sejak Kamis siang hingga Jumat (7/2/25) menimbulkan masalah. Sekira 13 KK di Desa Pariti kecamatan Selalu kabupaten Kupang terendam banjir.
Kepala Desa Pariti Melkior Y. Radja dalam postingan yang dishare anggota grup forum Kab. Kupang M. Fanggidae membeberkan data terkait warganya yang mengalami musibah itu.
“Dua rumah warga terisolir akibat banjir”, tulis Melkior.
Selain rumah penduduk, terdapat pula jebol pada jembatan Kukak.

” Jembatan Kukak mengalami jebol pada sisi kanan arah ke Sulamu”, tambah dia.

Ia merinci 14 KK warga Pariti berada di RT 22 DUSUN IV.
Mereka adalah
Yusuf Besie jumlah jiwa 2 orang.
Noven Pello 1 bayi, 1 anak sekolah jumlah jiwa 4 orang.
Margarita Nganggoek disabilitas jumlah jiwa 1 orang.
Simon Giri, anak sekolah 2 orang jumlah jiwa 5 orang.
Theofridus Taso, bayi 1 orang, disabilitas 1 orang, anak sekolah 2 orang jumlah jiwa 7 orang.
Zainal Albar, bayi 1 orang, anak sekolah 2, jumlah jiwa 8 orang.
Bertolomeus Kolo, anak sekolah 3 jumlah jiwa 7 orang.
Max Haytulle, bayi 1 balita 1, disabilitas 1 jumlah jiwa 6.
Efnin Haytulle anak sekolah 3, jumlah jiwa 5 orang.
Wellem O. Manu anak sekolah 3, jumlah jiwa 5 orang.
Rebuce Haytulle anak sekolah 2 jumlah jiwa 4. Yepi S. Haytulle anak sekolah 1 jumlah jiwa 5. Jemmy Pello balita 1, anak sekolah 2 jumlah jiwa 7.
Eduard Betty anak sekolah 1, jumlah jiwa 3. (Lebih jelas, lihat di tabel).

“Total bayi 4, balita 2, disabilitas 3, anak sekolah 20, total warga terdampak 69 jiwa”, tulis Kades Melkior dalam sebuah tabel.

Data jumlah korban banjir.

Kepala Desa Pariti Melkior Radja yang hendak dikonfirmasi terkait tindakan apa yang telah dilakukan terhadap masyarakat terdampak belum bersedia memberikan keterangan.

“Saya masih di Kupang masih operasi jari kk”, ujarnya dari balik telepon Jumat (7/2/25).

Terkait jembatan kali Kukak yang jebol M. Fanggidae mengatakan, dirinya sudah berkoordinasi dengan sebuah perusahaan untuk melakukan penimbunan.
“Menyangkut jebolx sisi kanan jembatan kali kukak, tadi beta su koordinasi dgn direktur metro, mereka bersedia bantu timbun kembali”, tulis Fanggidae dalam pesan whatsApp.

“Metro salah satu perusahaan pemegang iup di kali Noelbiboko desa pariti”, pungkas dia.(Sintus).

  • Bagikan