KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P, memimpin Rapat Kerja bersama Kepala Daerah se – Provinsi NTT, bertempat di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT, Selasa (15/10/2024).
Raker mengusung tema “Sinergitas dan Kolaborasi Membangun NTT”.
Kegiatan ini membahas beberapa hal pokok.
Pertama Realisasi APBD Kabupaten/Kota.
Kedua, Pencapaiaan Anggaran Pilkada 2024 dan Progres Perekaman E- KTP Se- NTT.
Ketiga, Profil Kemiskinan, Kemiskinan Ekstrim dan Stunting di NTT serta penanganannya.
Keempat, Penanganan dan Pengendalian Inflasi Provinsi NTT.
Kelima, Analisa perubahan cuaca di NTT, Perpres Nomor 81 Tahun 2018 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Potensi Sumber Daya Lokal.
Keenam, data CPNS dan PPPK Provinsi NTT Tahun 2024.
Dalam arahannya, Pj. Gubernur Andriko Susanto menyampaikan terima kasih atas kehadiran para Kepala Daerah se-NTT.
Menurut dia, ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi untuk membangun NTT.
“Masing-masing telah memahami hal-hal teknis terkait peningkatan Realisasi Pendapatan Daerah dalam APBD. Sehingga ini tolong diperhatikan oleh para Kepala Daerah. Kemudian yang berikutnya, Saya menyampaikan apresiasi atas persentase pencairan anggaran Pilkada yang telah mencapai 100%, ini adalah langkah awal untuk melancarkan Pilkada Serentak Tahun 2024. Saya berharap, progres perekaman E-KTP terus ditingkatkan, agar ini tidak menjadi isu dan pemilih dapat menggunakan hak pilihnya. Saya juga sekali lagi mengapresiasi setiap Kabupaten/Kota yang telah melakukan jemput bola dengan melaksanakan perekaman E-KTP hingga di sekolah-sekolah. Harapannya Pilkada Serentak di NTT dapat berjalan maksimal,” jelasnya.
Terkait penanganan stunting di NTT, Pj. Gubernur Andriko mengatakan dibutuhkan kolaborasi secara pentahelix yang akan dilaksanakan melalui Gerakan Kemanusiaan Percepatan Penanganan Stunting Terpadu (GKP2ST) yang digagasnya.
“Program GKP2ST akan dilaksanakan melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT), berbasis B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, Aman), Makan Bergizi Gratis dan Gerakan Orang Tua Asuh (GOTA) Balita/Anak Stunting,” ungkapnya.
Pj. Gubernur menambahkan, mengantisipasi dampak peningkatan suhu bumi diwaktu mendatang, Ia menghimbau agar dilaksanakan gerakan menanam pohon.
“Kenaikan suhu bumi tentu akan membawa dampak perubahan cuaca yang signifikan sehingga ini harus segera kita cegah. Bersama kita laksanakan gerakan menanam pohon seperti pohon kusambi, mangga, dan sebagainya. Saya harapkan masing-masing menyiapkan lokasi penanamannya, agar NTT rindang, NTT sejuk,” ujarnya.
Menutup arahannya, Pj. Gubernur Andriko turut menyampaikan sejumlah penegasan kepada Kepala Daerah se-NTT untuk mendorong peran aktif Pemerintah Desa melalui pemanfaatan Dana Desa untuk percepatan penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal dengan berkolaborasi bersama Akademisi, pihak swasta atau Pelaku Usaha, Pemerintah Provinsi / Kabupaten / Kecamatan dan media.
Turut hadir pada kegiatan ini, Staf Khusus Pj. Gubernur NTT, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi NTT dan Kab/Kota se-NTT. (BAP_NTT).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




