OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Kampanye Pemilihan kepala daerah (Pilkada) sudah dimulai.
Para peserta pilkada baik tingkat kabupaten maupun provinsi sudah mondar – mandir keluar masuk dari kampung ke kampung untuk bertemu rakyat.
Mereka datang dengan visi – misi mentereng ingin menyejahterakan masyarakat, dengan program yang katanya prorakyat.
Ada yang menyatakan dukungan dan berjanji akan memilih. Tapi ada yang bolang tunggu dulu. Nanti di bilik suara baru tau siapa yang dicoblos ?
Salah satu tokoh pemuda di Desa Nunkurus, kecamatan Kupang Timur, kabupaten Kupang menyatakan pihaknya tidak sekadar beri suara.
“Kandidat yang jawab persoalan kami, itu yang kami pilih”, demikian Gusti Giri, tokoh paling berpengaruh di dusun 3 kaka ba’i desa Nunkurus kepada flobamora-spot.com Senin (30/9/24).
Apa persoalan di sini pak Gusti ?
“Salah saru persoalan di tengah kampung ada kali. Masyarakat mau persoalan ini bisa dijawab oleh para kandidat”, ujar dia saat berada di lokasi.
Ketika Wartawan menyampaikan bahwa Jane Natalia Suryanto yang merupakan calon Wakil Gubernur dari Ansi Lema orang yang suka memperhatikan kebutuhan rakyat ia mengatakan, dirinya pernah mendengar infornasi itu.
“Harap ibu Jane bisa turun langsung. Supaya kita bisa kenal dan menyampaikan keluhan kita”, ujar Wakil Ketua II Banteng Muda Indonesia kabupaten Kupang itu.
Ia mengatakan, sebagai pengurus organisasi sayap PDI Perjuangan ia mendukung calon dari partai besutan Megawati Soekarno Putri itu.
“Tapi jika tidak datang menemui masyarakat bagaimana bisa. Ansi Jane orang sudah tau. Masyarakat sudah kenal. Tapi itu waktu Pileg. Pilkada ini orang son tau kawan. Perlu tatap muka langsung masyarakat. Jangan sampai kenal nama tapi tidak tau muka”, ucap dia.
“Tim kampanye. Relawan juga kami tidak tahu. Khusus dusun 3 ya. Kalo ada kesempatan turun ke sini. Supaya dengar langsung keluhan supaya bisa membantu. Datang untuk kasihtau kita apa saja programnya”, harap mantan pengurus Pospera kabupaten Kupang ini.
Ia mengatakan di wilayah itu ada beberapa kandidat calon Gubernur Wakil Gubernur dan Calon Bupati Wakil Bupati yang sudah memasang baliho.
“Namun di sini tidak kenal basis siapa-siapa. Kita orang Rote. Tidak ada paket tertentu yang kita utamakan di sini. Tapi yg tau maunya masyarakat. Persoalannya apa di jawab. Bukan siapa atau suku mana”, terang dia.
“Yang paling utama di sini ada apa-apa hadir. Seperti suka duka. Jangan ada kepentingan baru datang. Kita orang kecil ini tidak ada kepentingan apa-apa. Jadi jangan janji palsu”, tambah dia.
Ia menilai PDI Perjuangan sampai saat ini belum tunjukkan diri di Uel.
“PDIP lambat. Ini sudah musim kampanye. Harusnya paket yang diusung dalam hal ini Ansi Lema-Jane Suryanto sudah turun ke Nunkurus”, kata dia.
Ketika ditantang media ini jika Ibu Jane Suryanto datang apa jaminannya, Gusti mengatakan, ada beberapa titik pertemùan yang sudah disiapkan sebagai bentuk dukungan.
“Beta belum sebut berapa titik. Ibu Jane atau pak Ansi datang dulu baru b kasih tau”, pungkas dia. (Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




