Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Luncurkan Aplikasi Sijaka, Alex :”Ini Sebagai Upaya Penuhi Syarat Mengikuti Diklat PIM II”

Pj. Bupati Kupang Alex Lumba dan jajaran saat peluncuran aplikasi SIJAKA Jumat (13/9/24).

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang menghadirkan sebuah inovasi baru, aplikasi Sistem Informasi Database Jalan Kabupate Kupang (Sijaka).

Pj. Bupati Kupang Alex Lumba dalam sambutannya saat meluncurkan aplikasi tersebut mengapresiasi inovasi Kadis PUPR dan jajaran.

“Ini sebagai upaya memenuhi syarat mengikuti PIM II yang sedang berlangsung”, ujar Pj. Bupati Kupanv Alex Lumba mengawali sambutannya, Jumat (13/9/24).

Ia menjelaskan, Infrastruktur jalan merupakan urat nadi pembangunan suatu daerah. Jalan yang baik akan memperlancar konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan muaranya kesejahteraan masyarakat meningkat.

“Namun kita menyadari, kindisi infrastruktur jalan di kabupaten Kupang masih banyak yang perlu dibenahi dan diperbaiki.
Ini kita maklumi karena kabupaten kupang sangat luas”, ujar Alex.

Ia mengatakan, Sijaka merupakan bagian integral dari rencana proyek perubahan percepatan rehabilitasi infrastruktur jalan melalui pos pantau Action, dimana merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pengelolaan infrastruktur jalan.

Ia mengatakan, dengan memiliki SIJAKA pemerintah mempunyai alat yang berguna untuk pertama, memantau kondisi jalan secara realtime.

 

“Kita dapat mengetahui secara cepat akurat serta pasti, kondisi jalan di kabupaten Kupang. Sehingga tindakan perbaikan dapat dilakukan sesegera mungkin”, jelas dia.

Kedua mengelola data jalan secara terpusat, dimana semua data terkait jalan mulai jenis kerusakan hingga pemeliharaan dapat diakses dan dikelola secara terpusat.

 

Ketiga, meningkatkan transparansi. Masyarakat dapat mengakses informasi terkait kondisi jalan dan progres perbaikan, melalui sistem ini sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

 

Keempat, pelibatan masyarakat. Masyarakat dapat berperan aktif dalam melaporkan kerusakan jalan melalui sistem ini, sehingga pemerintah dan masyarakat dapat bekerjasama dalam menjaga infrastruktur jalan.

“Saya berharap dengan diluncurkannya SIJAKA ini kita dapat mempercepat proses rehabilitasi infrastruktur jalan di kabupaten Kupang.
Hal ini akan berdampak positif pada mobilitas masyarakat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat”, ucap Alex.

Ia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi agar sistem ini dapat dimanfaarkan secara optimal.

“Kepada masyarakat kabupaten Kupang saya mengharapkan partisipasi aktif melaporkan kondisi jalan melalui fitur yang tersedia dalam sistem ini”, pungkas Alex.

Kepala BP4D Kabupaten Kupang Juardy Dikson Selan yang diminta pendapatnya terkait aplikasi SIJAKA mengatakan, dari sisi aspek perencanaan, sistem ini sangat membantu dalam memaksimalkan proses identifikasi jalan.

“Ruas jalan mana saja yang perlu dilakukan rehabilitasi dan juga dilakukan peningkatan status jalan”, kata Dikson.

Ia mengstakan, dalam beberapa kesempatan pihaknya sudah duduk bersama Kadis PUPR untuk coba mendiskusikan, secara detail semua fitur yang dibutuhkan.

“Aplikasi ini sangat lengkap sekuruh fiturnya dan kita berharap lewat aplikasi ini kabupaten Kupang dalam usaha kita untuk meningkatkan aksesibilitas, dalam upaya kita juga untuk menyelesaikan persoalan kesejahtraan masyarakat bisa diselesaikan”, dia mengakui.

“Secara teknis yang nanti mengoperasikan ini teman-teman dari PUPR tapi masyarakat bisa langsung berkontribusi menyampaikan informasi di ruas ruas jalan mana saja membutuhkan rehabilitasi atau peningkatan status jalan”, kata dia.

 

Kadis Penanaman Modal dan Perizinan Satu Atap Guntur Taopan mengatakan, Aplikasi Sijaka yang dihadirkan Kadis PUPR sangat baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan.

 

“Selama ini, kesejahteraan masyarakat dari sisi ekonomi itu sangat terhambat karena jalan. Kalo jalan makin baik maka tingkat pertumbuhan ekonomi makin baik pula”, ucap dia.

Kadis PUPR Kabupaten Kupang Teldi Sanam melaporkan, kondisi jalan kabupaten Kupang saat ini memerlukan penanganan serius dan berkelanjutan karena setiap waktu dilalui kendaraan berat sehingga kondisi jalan rentan terhadap kerusakan.

“Seperti jalan berlobang bergelombang dan aspal kerap terkelupas”, jelas dia.

Menurut Teldi, Sistem informasi database Kabupaten Kupang (Sijaka) merupakan bagian integral dari proyek perubahan percepatan rehabilitasi infrastruktur jalan melalui pos pantau action.

 

“Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pengelolaan infrastruktur jalan”, tambah dia.

“Sijaka merupakan sistem informasi yang terintegrasi dengan aplikasi provincial Kabupaten manajemen sistem (PKMS) dan chanell youtube dinas pekerjaan umum kabupaten Kupang.
PKMS merupakan alat bantu survei jalan yang akan dijadikan sebagai pedoman dalam perencanaan, pemrograman dan penganggaran yang kini disarankan oleh Kementrian PUPR dalam pengusulan dana alokasi khusus setiap tahun”, urai dia.

Ia mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan laporan melalui aplikasi Sijaka.

“Dalam aplikasi sijaka, tersedia tools pengaturan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan informasi atau pengaduan terkait kerusakan jalan”, pungkas dia. (Sintus).

  • Bagikan