OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Balai Transportasi Darat menemui Penjabat Bupati Kupang Kamis (27/6/24).
Kedatangan rombongan untuk membahas perlunya dibangun jembatqn timbang di daerah itu.
“Balai Transportasi Darat datang dan kita berdiskusi tentang pentingnya keberadaan jembatan timbang di kabupaten Kupang”, ujar Pj. Bupati Alexon Lumba kepada Media di civic center kantor Bupati Kupang.
Menurut dia, Pemerintah merasa jembatan timbang penting di kabupaten Kupang.
“Sikap pemerintah kabupaten Kupang jelas bahwa jembatan timbang itu sangat diperlukan oleh pemilik kendaraan khususnya kendaraan roda 4 dan seterusnya”, jelas Alex.
Ia mengatakan, salah satu fungsi jembatan timbang adalah meminimalisir kecelakaan di kabupaten Kupang.
“Karena begitu dia ditimbang langsung mengetahui kekurangan dari kendaraan tersebut. Misalnya dia muat lebih dari tonase yang ditentukan langsung diketahui di situ. Kendaraan yang tonasenya 5 ton dia muat 7 ton langsung kita tau. Tapi kalo kasat mata saja kan kita tidak mungkin tau”, tambah dia.
“Yang kedua, dari situ juga bisa langsung diketahui apakah kendaraan ini sudah masanya untuk kir, sudah lewat masa kir atau belum. Jadi kalo sudah lewat kita bisa arahkan langsung kir di situ”? Terang dia.
Mengenai lokasi, ia mengatakan pihaknya masih mencari di mana titik paling pas.
“Lokasi kita masih berdiskusi tapi prinsipnya karena pemda kabupaten Kupang merasa bahwa ini penting, kita punya lahan yang luas. Tapi saya masih minta untuk teman-teman teknis dinas perhubungan dan juga balai, untuk hal-hal teknis sebelum penentuan lokasi”, jelas dia.
Soal anggaran pak Penjabat ?
“Anggaran dari pemerintah pusat. Kita hanya menyiapkan lahan”, ujar dia.
Menurut dia, keberadaan jembatqn timbang bisa meningkatkan PAD.
“Karena ada beberapa hal yang nanti bisa dikerjasamakan antara pemkab dengan balai transportasi darat. Banyak hal bukan hanya itu saja”, tandas dia.
Kadishub Kabupaten Kupang Ricky Jo yang dihubungi perWhatsApp mengenai calon lokasi jembatan timbang mengatakan, hal itu harus ditanyakan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset daerah.
“Nanti dengan pak Okto. Itu Soal aset”, tulis Ricky.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Okto Tahik belum berhasil dikonfirmasi. (Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




