
KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Kepala BPS NTT Matamira B. Kale, kembali merilis inflasi.
Hal yang ikut dirilis yakni jumlah penerbangan baik yang datang maupun pergi.
“Jumlah penerbangan angkutan udara pada April 2024 naik 2,70 persen, jika dibandingkan dengan Maret 2024. Dan turun 16,52 persen dari April 2023”, jelas Matamira yang diikuti awak media secara virtual.
Ia menjelaskan, jumlah penerbangan angkutan udara pada April 2024 sebanyak 2.810 penerbangan.
“Jumlah tersebut terbagi menjadi 1.406 penerbangan berangkat dan 1.404 penerbangan datang”, ujar dia.
“Bandara dengan andil penerbangan terbesar adalah Bandara Eltari, Kupang dengan total andil sebesar 36,98 persen. Dan diikuti oleh Bandara Komodo Labuhan Bajo, Manggarai Barat dengan total andil 24,34 persen”, tambah dia.
Pada April 2024, jumlah penumpang angkutan udara 222.075 orang. Jumlah tersebut naik 20,18 persen jika dibandingkan Maret 2024 yaitu dengan jumlah penumpang angkutan udara sebanyak 184.786 orang, dan naik 3,40 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang angkutan udara April 2023 yaitu sebanyak 214.778 orang.
Jumlah penumpang angkutan udara terbagi menjadi penumpang berangkat (109.816 orang) dan penumpang datang (112.259 orang).
Jumlah pelayaran angkutan laut pada April 2024 naik 16,53 persen jika dibandingkan dengan Maret 2024 dan naik 28,70 persen dari April 2023.
Jumlah penumpang angkutan laut pada April 2024 adalah 460.074 orang, jumlah tersebut naik 24,27 persen jika dibanding Maret 2024 dan naik 36,70 persen dibandingkan April 2023.
“Jumlah penumpang angkutan laut terbagi menjadi penumpang turun (222.442 orang) dan penumpang naik (237.632 orang)”, punhkas dia. (Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




