OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Pemerintah Kabupaten Kupang mengadakan
Sosialisasi inovasi daerah kabupaten kupang tahun 2024, Jumat (17/5/24).
Kegiatan bertajul “Kreasi inovasi berkelanjutan untuk kabupaten Kupang Maju, Mandiri dan sejahtera” itu menghadirkan Nara Sumber dari Bapelitbangda provinsi NTT dan dari internal pemkab Kupang.
Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Kupang Juhardi Dikson Selan kepada wartawan usai kegiatan mengatakan, kabupaten Kupang butuh inivasi.
“Dalam beberapa tahun terakhir dari 2020-2023 kemarin kita hanya dorong inovasi perangkat daerah”, kata Selan.
Menurut dia, ke depan semua instansi dan pemangku kepentingan harus dilibatkan.
“Kita mau untuk tahun 2024, 2025, 2026 dengan target-target yang sudah kita tetapkan semua pemangku kepentingan pelaksana dan penyelenggara pembangunan di kabupaten kupang, bisa terlibat”, tambah Dikson.
Menurut dia, kalangan media juga bisa terlibat dan dilibatkan dalam mendorong inovasi di daerah itu.
“Tidak tertutup kemungkinan teman-teman media dan dari organisasi-organisasi profesi lainnya juga bisa terlibat, sepanjang itu sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan daerah”, ujar Juhardi.
Ia mengatakan, sosialisasi ini merupakan yang pertama kali dilakukan untuk kepentingan inovasi daerah.
“Tujuan kita hari ini selain untuk meningkatkan indeks inovasi daerah kita di tahun-tahun selanjutnya, kita juga berupaya untuk membangun ekosistem inovasi daerah yang melibatkan semua stekholder di kabupaten kupang”, terang dia.
Lantas apa target pemerintah pak Dikson ?
“Target kita sebenarnya adalah menjadikan kabupaten kupang sebagai kabupaten yang sangat inovatif. Menjadi kabupaten yang satu-satunya di NTT yang masuk dalam kategori sangat inovatif. Itu tujuan kita. Kita berkeinginan sesuai dengan penetapan regional untuk penilaian inovasi yang melibatkan Bali, Nusa Tenggara dan Maluku kita sangat yakin bahwa ketika ekosistem inovasi ini terbangun dengan baik dan efektif maka tujuan kita untk menjadikan kabupaten kupang sebagai kabupaten yang sangat inovatif akan tercapai”, jelas Dikson.
Juhardi berharap, seluruh inovasi yang dihasilkan ke depan, diprioritaskan untuk pelayanan di kabupaten kupang.
“Ada 6 urusan wajib pelayanan dasar mulai dari pendidikan sampai dengan sosial itu juga kita berharap teman-teman pimpinan perangkat daerah bisa mengkoordinir semua pemangku kepentingan untuk menyediakan inovasi.
Di samping itu ada juga inovasi prioritas kita yaitu bidang pertanian dan peternakan. Itu akan menjadi bidang yang menjadi sektor basis kita dalam penyelenggaraan pembangunan di kabupaten kupang”, urai dia.
Lebih jauh ia mengatakan, untuk mendorong setiap perangkat daerah melakukan inovasi, BP4D, akan mengadakan lomba.
“Setelah sosialisasi ini kita akan mulai dengan tahapan lomba dari bulan Mei – Juli dan di tanggal 17 Agustus kita akan umumkan saat perayaan 17 Agustus nanti”, kata Dikson.
Menurut dia ada 2 kategori yaitu dari perangkat daerah dan dari kecamatan.
“Hadiah sama juara I mendapat hadiah uang tunai RP.7.000.000, juara II RP.6.000.000 dan juara III TP.5.000.000”, terang dia.
Ia minta wartawan bisa bergabung dalam even tersebut. (Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




