Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Timbangan Lama Kurang Akurat, Kader Posyandu Bello Minta Timbangan Baru

Kader Posyandu sedang melakukan timbangan Kamis (20/7/23).

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Untuk menjaga akurasi data berat badan bayi, kader Posyandu di Kelurahan Bello, kecamatan Maulafa meminta peralatan timbang bayi yang baru, sebab alat penimbangan yang digunakan selama ini sudah lama.

 

Salah seorang anggota Kader Posyandu “Tafena Tob” di Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang Nusa Tenggara Timur, Floriana Toasu (48) kepada media ini di Kupang Kamis, (20/7/23) mengatakan, agar kegiatan posyandu berjalan lancar dan proses penimbangan bayi bisa lebih akurat, maka peralatan timbang mesti mendukung, sehingga pemberian gizi untuk bayi dapat sesuai dengan berat bayi dan balita yang ditimbang.

 

Menurut dia, timbangan yang digunakan di Posyandu Tafena Tob selama ini adalah timbangan gantung dimana terkadang hasil penimbangan tidak akurat.

 

“Alat timbang yang ada selama ini adalah alat timbang gantung. Itupun sudah lama sehingga terkadang hasilnya tidak akurat, kami minta kalau bisa kami di Posyandu dibantu dengan timbangan berdiri atau timbangan duduk untuk bayi dan balita,” demikian Flori Toasu.

 

Hal yang sama juga dibenarkan Sarci Boymau (45) Kader Posyandu Bello. Ia mengatakan hampir semua Posyandu di kelurahan itu menggunakan alat timbang gantung yang sama yakni timbangan gantung. Sehingga pihaknya mengharapkan nantinya ke depan ada pihak-pihak yang mau membantu Posyandu dengan timbangan anak dan bayi yang lebih baik.

 

“Benar yang kami gunakan di Posyandu ini adalah timbangan gantung dan ada bebarapa Posyandu juga menggunakan timbangan yang sama. Sehingga kami harap ke depan ada pihak yang tergerak hati untuk membantu dengan alat timbangan yang lebih baik dan akurat,” pinta Boymau.

 

Sementara itu, Lurah Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang NTT melalui Ketua RW 003 Goris Takene secara terpisah menyatakan mendukung permintaan para Kader Posyandu. Sebab menurut Takene, tugas seorang kader Posyandu tidak saja mencatat jumlah bayi balita dan ibu hamil pada lokasi atau lingkungan tersebut. Tetapi juga menyelenggarakan Pelayanan kesehatan ibu dan anak.

 

Menurut dia, Untuk pelayanan kesehatan anak pada Posyandu, dilakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala anak, deteksi perkembangan anak, pemantauan status imunisasi anak dan lain-lain sehingga tugas mereka mesti didukung dengan peralatan yang memadai.

 

“Ya kalau seperti itu persoalannya tentu kami mendukung sebab tugas mereka kader Posyandu sangat vital demi memantau perkembangan gizi bayi, anak dan ibu hamil di lingkungan, sehingga tugas mereka perlu didukung dengan peralatan yang memadai,” tandas Takene. (Goe/Kupang NTT).

  • Bagikan