Juknis PPDB Terbit, Sekolah Negeri Dilarang Terima Pungutan

  • Bagikan
Kabid Dikdas dinas PK Kota Kupang Okto Naitboho saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (6/6/23).

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali menetapkan Petunjuk Teknis (Juknis) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023.

 

Salah satu hal urgen dalam PPDB dimaksud yakni sekolah Negeri mulai dari TK, SD dan SMP yang ada di Kota Kupang tidak diperkenankan menerima pungutan saat penerimaan Pendaftaran siswa baru 2023.

 

“Jadi sesuai Juknis kita sudah kirimkan himbauan tertulis ke semua sekolah negeri untuk tidak menerima pungutan saat penerimaan pendaftaran siswa baru,” demikan ditegaskan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Okto Naitboho di ruang kerjanya, Selasa (6/6/23).

 

Meskipun demikian lanjut dia, kecuali seragam batik dan seragam olahraga yang tidak dicover (dianggarkan) dalam dana BOS Boleh ada kontribusi dari orangtua siswa.

 

“Itupun tidak boleh lebih dari Rp. 200.000”, tegasnya.

 

Selanjutnya guna menghindari penumpukan siswa di sekolah tertentu maka tetap diberlakukan tiga kriteria yakni, sistim Zonasi, avirmasi dan sistim prestasi dan perpindahan.

 

“Hal ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 23 tentang stadar minimal, sehingga rombongan belajar untuk SD tidak lebih dari 28 orang siswa dan 32 orang siswa bagi SMP”, tambah dia.

Kepala SDI Sikumana 02 Adriana Letto ketika diminta ketrangannya terkait Juknis PPDB Selasa (6/6/23).

Sementara itu Kepala sekolah SDI Sikumana 02 Adriana Letto kepada media ini di Dinas P dan K Kota Kupang mengatakan, pihaknya tetap berpatokan pada Juknis dalam Penerimaan Peserta Didik Baru 2023, karena sekolah yang dipimpinnya hanya menyiapkan 3 (tiga) rombongan belajar dalam PPDB tahun ini.

 

“Dalam proses PPDB kami tetap berpatokan Juknis sehingga sekolah kami hanya siap untuk menerima tiga rombongan belajar atau sebanyak 83 siswa, ini sesuai dengan daya tampung yang ada di sekolah kami,” kata Letto. (goe)

  • Bagikan