OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – PD, Pembina Yayasan Hosana Agape Dalam pernyataannya pada video yang beredar luas di dunia maya, berupaya menyudutkan Ketua Yayasan Misi Agape Jerry Manafe.
Ada tujuan besar yang ingin diraih PD cs yakni merebut aset Yayasan Misi Agape.
Indikasi itu diketahui dari sikap PD yang mengganti nama Yayasan Misi Agape dengan Yayasan Hosana Agape yang baru dibentuknya.
“Dalam video PD mengatakan mau mengaktifkan kembali Yayasan Misi Agape. Setelah diaktifkan Yayasan Misi Agape, PD mematikan kembali dan membentuk yayasan baru dengan nama Yayasan Hosana Agape. Ini bertujuan mengambil alih aset-aset Yayasan Misi Agape. Dia mengganti nama sertifikat tanah Yayasan Misi Agape menjadi Yayasan Hosana Agape yang dibentuk oleh PD cs, di mana PD sendiri sebagai Ketua Pembina. Di atas tanah tersebut berdiri Gereja Agape dan Sekolah Hosana yang uangnya berada di Bank AG. Apa yang dilakukan PD tidak melalui rapat anggota lengkap sesuai akte nomor 03 tahun 2001”, jelas Jerry Manafe kepada Media Selasa (21/3) malam di kediaman pribadi.
Ia menambahkan, apa yang dibahas PD dalam videonya bukan permasalahan uang Gereja, namun uang sekolah Hosana di bawah Yayasan Misi Agape, yang mau diambil oleh PD dengan tidak prosedural.
“Saya sebagai ketua Yayasan Misi Agape telah menyerahkan uang sekolah Hosana sejumlah 3,5 Miliar dan satu buah sertifikat tanah milik sekolah Hosana di kantor Sinode GMIT. Uang itu diterima Ketua dan Wakil Ketua Sekretaris Sinode GMIT, sesuai berita acara tanggal 17 Februari 2023”, tambah Jerry.
Pada point lain klarifikasi itu Jerry menyebut, uang sekolah Hosana Agape di Bank Artha Graha bukan atas nama Yayasan Misi Agape. Tapi rekening atas nama Sekolah Hosana dibawah naungan Yayasan Misi Agape.
“Selanjutnya, sesuai SK no. 250/GMIT/1.1/VIII/2004 pada tanggal 15 Agustus 2004 yang diketahui dan ditandatangani oleh Ketua Majelis Sinode GMIT waktu itu Pdt. DR. Ayub Ranoh, M.Th. Saya diangkat sebagai Ketua Badan Pengawas dalam organisasi kepengurusan Yayasan Misi Agape”, tegasnya.
Penyampaian PD dalam video, sejak tahun 2009 sampai dengan saat ini belum ada Rapat Anggota Lengkap Yayasan Misi Agape. “Sehingga sampai dengan saat ini belum ada Badan Pengurus Yayasan Misi Agape yang baru. Maka sayalah yang bertanggungjawab akan Yayasan Misi Agape yang mana di dalamnya ada Sekolah Hosana”, tambah dia.
Ia menjelaskan, pada hari Minggu tanggal 20 Maret 2022 jam 18.00 petang diadakannya sidang istimewa bertempat di gedung Jemaat GMIT Agape dengan agenda rencana pembangunan gedung kebaktian Jemaat GMIT Agape dan menyepakati hal-hal yang berkaitan dengan legalitas pembangunan gedung kebaktian.
“Sidang istimewa ini mengikuti tata gereja GMIT tahun 2010 pasal 43 tentang persidangan Jemaat Istimewa. Jadi bukan pembahasan mengenai yayasan. Jikalau majelis Jemaat GMIT Agape memakai dasar persidangan istimewa sesuai tata gereja GMIT tahun 2010, maka seharusnya jemaat GMIT Agape juga Ketua majelisnya harus seorang Pendeta sesuai tata gereja GMIT pasal 58 poin 1. Untuk itu, PD sebagai Ketua Majelis segera mundur karena sudah menyalahi aturan atau tata gereja tahun 2010 pasal 58”, imbaunya.
Berikutnya uang di Bank Artha Graha atas nama Sekolah Hosana yang dipindahkan ke Bank BRI Tarus juga atas nama: Hosana bukan nama pribadi Jerry Manafe.
“Silakan cek pada Bank BRI Tarus. Uang tersebut tidak pernah digunakan dan uang itu dipindahkan dari Bank Artha Graha ke BRI Tarus atas kesepakatan dalam rapat bersama di Hotel Aston Kupang pada tanggal 20 Mei 2021. Juga pada saat itu saya mau menyerahkan uang tersebut, tapi tidak ada satu orangpun termasuk PD cs yang mau menerima dengan alasan tidak punya kewenangan (Legal Standing)”, terangnya.
Ia mengakui ada keinginan kuat PD cs untuk mengambil dan menguasai uang sekolah Hosana sejumlah 3,5 Miliar.
“Namun saya tidak mungkin memberikan karena kapasitas PD sebagai ketua pembina Yayasan Hosana Agape bukan Yayasan Misi Agape, sedangkan uang tersebut milik sekolah Hosana di bawah naungan Yayasan Misi Agape”, ujarnya.
Point terakhir pada klarifikasi itu Jerry menuturkan, pada video itu PD hanya menyebut yayasan yayasan yayasan. Yayasan yang mana tidak jelas. Yayasan Hosana Agape atau Yayasan Misi Agape?
“Jangan hanya menyebut yayasan. Karena membuat asumsi orang seolah-olah apa yang PD katakan ini benar”, pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




