KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – “Butuh satu tindakan kebaikan dan kepedulian untuk mengubah hidup seseorang.”
Demikian kata bijak pemain film Jackie Chan yang sangat cocok bagi Komunitas Motor Kupang Max Owners (KMO) yang memilih jalan kemanusiaan, menjadi bapak asuh anak stunting di Kota Kupang.
Ada harapan semoga Kebaikan dan kepedulian yang dilalukan Komunitas Motor Kupang Max Owners membangkitkan harapan bagi anak-anak yang didampingi, untuk terbebas dari masalah itu.
Komunitas Motor Kupang Max Owners memulai kegiatan orang tua asuh stunting untuk dua (2 ) orang anak di Kelurahan Nunbaun Sabu yang berada wilayah tugas Puskesmas Alak Selasa (7/3/2023).
Kegiatan KMO didampingi secara langsung Kepala Puskesmas Alak, dr .Panondang Panjaitan dan Kader Posyandu Nunbaun Sabu, Mariana Eka.
Ketua Panitia, dr Ronal Louk kepada media mengatakan Komunitas Motor Kupang Max Owners hari ini sudah mulai melakukan pendampingan untuk anak stunting, 90 hari ke depan. KMO memberikan makanan tambahan berupa telur dan makanan yang mengandung protein hewani.
“Melalui gerakan bapak asuh anak stunting ini dengan harapan setelah 90 hari ada perubahan yang signifikan terhadap kedua anak ini,” kata dr. Ronal.
Dia mengaku, kegiatan ini akan membuka kemungkinan ada penambahan lagi Bapak Asuh untuk anak-anak stunting.
“Kegiatan ini merupakan gerakan stimulan untuk juga dapat memotivasi dan mengajak teman dari komunitas lain untuk bersama-sama bergandemg tangan bersama Pemerintah Kota Kupang menangani stunting yang juga merupakan isu nasional,” ungkapnya.
Ia mengaku, setelah ini pada Kamis akan ada lagi dua (2) anak yang mendapat pendampingan dari perfection variasi yang juga sponsorhip kegiatan- kegiatan komunitas yang bersifat sosial.
Kepala Puskesmas Alak, dr Panondang Panjaitan mengucapkan terimakasih kepada Komunitas Motor Kupang Max Owners atas wujud kepedulian terhadap anak-anak stunting di wilayah Kecamatan Alak, terkhusus Kelurahan Nunbaun Sabu.
“Melalui kegiatan yang dilakukan Komunitas Motor Kupang Max Owners kita berharap akan ada lagi komunitas lain yang mau bersinergi dengan kami untuk bersama sama memerangi stunting,” ungkapnya.
Ucapan terimakasih juga disampaikan orangtua dari anak Jamiel Aeltadi dan anak Milan Sabneno yang menjadi anak asuh Komunitas Motor Kupang Max Owners.
“Kami menyampaikan terima kasih dengan sebuah harapan kegiatan ini tidak putus sampai di sini dan bisa berkelanjutan hingga bisa keluar dari kategori stunting,” pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




