Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Reses di Dapil, Anggota DPRD Kota Kupang Dapat Banyak Masukan

Kontributor : RD_Sintus Editor: Redaksi
Dalam suasana kurang cahaya, anggota DPRD Kota Kupang Eldy Kanna bahas berbagai persoalan bersama konstituen Kamis (23/2).

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Anggota DPRD Kota Kupang Djuneidi C. Kana melakukan reses di daerah Pemilihannya, Kecamatan Maulafa Kota Kupang Kamis (23/2/).

 

Ia datang untuk mendengarkan masukan dari konstituen dalam masa reses tahap II tahun 2022-2023.

 

Walaupun penyerapan aspirasi tanpa penerangan listrik hanya menggunakan lampu mobil dan lampu handphone namun dialog tetap berjalan.

 

Reses yang berlangsung di Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang dihadiri warga, pemuda gereja dan pendeta.

 

Djuneidi C .Kana asal Fraksi Demokrat DPRD Kota Kupang, menjelaskan tugas dan wewenang DPRD.

 

“Tugas dan wewenang DPRD ada tiga, Membentuk peraturan daerah bersama kepala daerah. Membahas dan memberikan persetujuan rancangan peraturan daerah mengenai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang diajukan oleh kepala daerah. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan APBD,” katanya.

 

Sedangkan, berkaitan dengan reses ini adalah bagian dari tugas dewan di luar kantor untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat agar memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di Dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan, ” kata Eldy Kana sapaan akrab anggota Komisi II DPRD Kota Kupang itu.

 

Ia berharap semua yang hadir menyampaikan apa yang menjadi aspirasi untuk diperjuangkan.

 

“Ada banyak program pemerintah, namun tentunya aspirasi yang disampaikan tidak bisa seperti hari ini diusulkan dan besok terjawab atau penuhi. Aspirasi ini akan diperjuangkan sebab secara program dan eksekusi semua ada pada pemerintah,” katanya.

 

Sementara itu, Hesli Nenohaifeto salah satu penuda gereja mengatakan berkaitan dengan progran pemerintah sudah banyak dilakukan oleh kaum pemuda gereja dalam mendukung program pemerintah yakni pembuatan lahan hijau dan juga kegiatan pengembangan UKM .
Hanya, lanjutnya kendala yang dihadapi dalam pengembangan UKM membutuhkan tenda kecil untuk menjajakan hasil produk dari jemaat.

 

“Selaian itu kami meminta perhatian infrastruktur jalan Sukun I yang menghubungkan Bello dan Oepura yang sangat memprihatikan saat musim hujan seperti ini terjadi genangan air atau kubangan,” katanya.

 

Hal lain juga disampaikan disampaikan Pdt. Pondok Pengaharapan , Bernadus Dolwala, ST terkait identitas penduduk, masih banyak warga pindahan ke tempat ini belum memiliki KK dan juga KTP.

 

Untuk itu, Ia berharap melalui reses ini bapak dewan dapat berkoordinasi dengan dinas terkait untuk bisa membantu mengurusnya.

 

Sedangkan , Lany Natonis yang merupakan jemaat Pondok Pengaharapan meminta agar dewan ( Djuneidi -red) dapat membantu mengurus kartu berobat bagi warga jemaat, karena banyak jemaat yang sakit dan tidak bisa berobat ke Faskes sebab tidak ada kartu berobat.

 

“Kami mengharapkan kiranya melalui reses bisa membantu memperjuangkan aspirasi kami terkhusus kartu berobat seperti KIS atau lainya bagi warga kurang mampu di wilayah ini,” pintanya.

  • Bagikan