KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok melalui Konsulat Jendral yang berkdudukan di Denpasar Bali menyerahkan bantuan Aquair AQ 150 kepada masyarkat Kota yang ditempatkan di kelurahan Bakunase II.
“Ini kelihatannya sepeleh tapi dampaknya akan sampai ke relung kalbu masyarakat”, ujar Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang Edy Yanuar Dally, S.H dalam sambutannya pada acara penyerahan sarana tersebut di kantor Lurah Bakunase II Jumat (9/12).
“Kenapa ? Kebutuhan riil masyarakat adalah air. Apalagi air yang akan disalurkan sungguh – sungguh air yang siap diminum.
Bukan air baku. Lebih dari pada itu adalah air yang siap diminum”, tegasnya lagi.
Menurut dia bantuan ini sangat berkorelasi penting dengan penurunan stunting.
“Stunting di Kota Kupang saat kurang lebih 16 %.
Kita sudah berusaha menurunkan dari 20 % menjadi 16 % hari hari ini.
Masih ada PR yang harus kita lakukan dan tangani bersama. Dengan dukungan dari bapa Gubernur bapa Presiden dan mungkin dari negara sahabat”, ucap dia.
Ia atas nama Pemerintah Kota Kupang menyampaikan terimakasih kepada Konjen RRT dan seluruh jajarannya yang sudah memberikan perhatian besar kepada rakyat kota Kupang.
“Saya berharap kerjasama ini tidak berhenti di sini. Ini langkah awal dan kita akan lakukan kerjasama kerjasama, kerja kolaborasi yang lebih luas dalam penanganan berbagai masalah di dalam masyarakat salah satunya adalah Stunting dan kemiskinan”, tegasnya.
Plt Kepala Bappelitbangda provinsi NTT Dr. Ir. Alfonsus Theodorus MT, atas nama Gubernur mengatakan, Kemiskinan Di NTT saat ini 20 persen lebih dan stunting 17 persen.
“Upaya menurunkan persoalan ini memerlukan kerjasama dengan semua pihak termasuk dengan negara lain”, kata dia.
Ia mengapresiasi penurunan angka kemiskinan di RRT hingga tersisa 5 persen dari 1, 4 Milyar penduduk Tiongkok. Atau hanya 70 juta penduduk miskin.
“NTT dengan 5,3 juta penduduk, 20, 44 persen, miskin”, jelasnya.
Ia berharap, Dengan adanya bantuan Aquair AQ 150 ini kerja kolaborasi yang sudah terjadi antara pemerintah Indonesia dengan RRT dapat terjalin dengan baik.
“Kerjasama pembangunan rel Kereta api Jakarta Bandung diharapkan berlanjut ke NTT dan kemudian bisa melihat beberapa kebutuhan yang ada. Kami berharap skema bantuan ini bisa dilakukan merata di seluruh NTT”, terangnya.
Konsul Republik Rakyat Tiongkok, Zhu Xinglong dalam sambutannya secara daring menggunakan bahasa China yang diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia mengatakan, Pemerintah Tiongkok mau menyumbangkan alat Aquair AQ 150 buat masyarakat Kota Kupang guna membantu kesulitan mendapatkan air minum yang layak.
“Bantuan Aquair ini untuk membantu pengentasan kemiskinan dan kemakmuran masyarakat di Kelurahan Bakunase II. Saya dapat info kalau wilayah Kelurahan Bakunase II sebagai wilayah prioritas penanganan masalah stunting dan kemiskinan tahun 2020 dan 2021 di Kota Kupang oleh Pemerintah NTT,” kata dia.
Menurutnya, alat Aquair AQ 150 ini dapat menghasilkan air minum yang dapat dinikmati 60 orang setiap harinya.
“Karena itu, saya berharap mesin ini dapat membantu masyarakat Bakunase II dalam meringankan kesulitan mendapatkan air minum”, pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




