PPPK Kabupaten Kupang, Terima SK

  • Bagikan
Bupati Kupang Korinus Masneno menyerahkan SK PPPK kepada salah satu Pegawai Selasa (1/3/22).

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Bupati Kupang menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati kepada 19 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hasil seleksi tahun 2021.

 

Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Bupati Kupang di Oelamasi Rabu, (1/3/2022).

 

Kepala BKPSDM Apriamos Ully, mengatakan pelaksanaan seleksi penerimaan PPPK non Guru tahun 2021 dalam rangka merealisasikan pengangkatan calon PPPK untuk mewujudkan ASN yang memiliki kompetensi sesuai dengan persyaratan dan memenuhi kebutuhan formasi ASN, di lingkup Kabupaten Kupang, pada 2 Oktober 2021 di Politeknik Negeri Kupang. Saat itu jumlah peserta yang melamar sebanyak 49 orang dan yang lulus sebanyak 19 orang.

 

Bupati Kupang Korinus Masneno menyampaikan Terima kasih kepada panitia pelaksana penerimaan PPPK yang dengan dedikasinya telah bekerja keras melaksanakan kegiatan ini.

 

Tidak hanya itu, Bupati juga menyampaikan selamat datang dan selamat bergabung di Kabupaten Kupang kepada 19 orang PPPK terbaik yang merupakan bagian dari ASN dengan status non-PNS namun akan menerima perlakuan yang sama dengan rekan-rekan PNS termasuk dalam hal kesejahteraan dan hak lainnya.

 

“PPPK akan bekerja selama 5 tahun ke depan sampai dengan 31 Desember 2026. Tunjukkan prestasi terbaik karena selama 5 tahun akan diadakan evaluasi sesuai kontrak kerja”, kata Masneno.

 

Bupati Kupang berharap kiranya 19 PPPK ini menjadi tenaga yang dapat diandalkan dan mampu berperan sebagai pegawai siap pakai.

 

“Karena dengan pengalaman kerja minimal 3 tahun dengan jabatan yang dilamar, para PPPK ini harus siap memulai inisiasi, andil dan memberi loyalitas kerja untuk mewujudkan Kabupaten Kupang yang maju, mandiri dan sejahtera”, ujarnya.

 

Masneno menjelaskan, sudah menjadi kebijakan pemerintah bahwa kedepannya akan lebih sedikit menerima CPNS.

 

“Idealnya total porsi PNS adalah 20% dan sisanya 80% merupakan PPPK. Bahkan pada tahun 2022 ini, pemerintah akan lebih banyak menerima PPPK yang jumlahnya akan di sortir sedemikian rupa sesuai kebutuhan”, kata dia.

 

Korinus Masneno menegaskan, perlu adanya evaluasi diri untuk memahami kelemahan dan keterbatasan agar mampu bangkit kembali. Meskipun dengan keterbatasan, namun para pegawai harus tetap memberikan kontribusi yang positif dengan bekerja secara optimal dalam mencapai target untuk membangun Kabupaten Kupang yang maju, mandiri dan sejahtera.

 

Bupati Korinus mengatakan bahwa, PPPK hadir di Kabupaten Kupang untuk membawa solusi, bukan menjadi bagian dari masalah.

 

“Adapun kekurangan kita yaitu disiplin masuk dan keluar kerja. Manfaatkan waktu tepat pada sasarannya. Dengan disiplin waktu, kita mampu memanfaatkan waktu kerja dengan baik. Oleh sebab itu, kita harus menjaga disiplin dan loyalitas kerja”, imbaunya.

 

Tidak hanya tentang disiplin masuk keluar kantor, namun Masneno juga menekankan pada disiplin kehadiran.

 

“Jika dalam setahun terdapat 46 hari ketidakhadiran pegawai, maka pegawai tersebut akan dipecat secara otomatis tanpa pengambilan berita acara. Informasi ini untuk diketahui oleh PPPK yang baru”, pungkasnya.

 

Turut hadir, Sekda Obet Laha, Para Staf Ahli Bupati Kupang, Para Asisten Sekda, para Pimpinan OPD salah satunya yaitu Kepala Dukcapil Yulius Taklal dan Kepala Dinas Pertanian Amin Djuariah, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Penulis: NH/PKPEditor: Sintus
  • Bagikan