Edy Subagyo:” Opini WTP, Tidak Berarti, Tidak Ada Temuan”

  • Bagikan
Pimpinan Kantor, Akuntan Publik Hendro Pusroni Bandung, Edy Subagyo dan Ryan salah satu staf ketika memberi ketrangan kepada Media Minggu (16/1/22).

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Kantor Akuntan Publik Hendro Pusroni, Bandung melakukan audit terhadap Koperasi Kredit Swasti Sari. Audit dilakukan sejak 9 – 16 Februari 2022.

 

Edy Subagyo, Pimpinan Kantor Akuntan Publik Hendro Pusroni kepada Media di Kantor Pusat Kopdit Swasti Sari Oeba Minggu (16/1/22) mengatakan, sesuai hasil audit, Kopdit itu mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

 

“Opini Wajar Tanpa Pengecualian tidak berarti tidak ada temuan. Temuan pasti ada. Itu untuk diperbaiki”, jelas Edy Subagyo.

 

Mengenai menejemen dan organisasi Kopdit Swasti Sari Edy mengatakan, pihaknya lebih konsentrasi ke keuagan, namun dalam pemeriksaan tersebut ada obyek lain yang masuk di dalamnya.

 

“Sèjauh audit kami pertama ruang lingkup pemeriksaan kami tidak dibatasi. Kedua respon terhadap audit itu sendiri berjalan dengan baik. Data ketika kami minta dalam audit itu cepat sekali. Tidak ada hal yang dibatasi selama kami lakukan audit”, ujarnya.

 

Ketua Pengurus Kopdit Swasti Sari Lambert Tukan mengapresiasi kehadiran Akuntan Publik untuk melakukan audit terhadap keuangan Kopdit Swasti Sari.

 

“Pertama kami apresiasi terhadap Pak Edy dan Pak Ryan yang telah secara obyektif melakukan audit terhadap laporan keuangan Kopdit Swasti Sari tahun buku 2021”, terangnya.

 

“Dan hari ini kami melakukan rapat dengan tim auditor sejak mereka tiba tabgal 9 Januari yang lalu, hari ini kita menerima hasil peneriksaan”, tambahnya.

 

Menurut dia, ada catatan dari tim auditor pembe
nahan ke dalam.

 

“Kami mencatat masukan dari tim auditor untuk diperbaiki ke depan agar WTP tetap dipertahankan”, kata dia.

 

Ia mengatakan, Pengurus Pengawas telah menetapkan program kerja untuk disahkan pada saat Rapat Anggota Tahunan.

 

GM Kopdit Swasti Sari Jon Sason Helan mengatakan, pelaksanaan RAT tahun buku 2021 akan berlangsung dalam 3 Gelombang yakni 2 kali pra RAT dan RAT.

 

“Pra RAT akan berlaggsugg pada 13 Februari, 20 Februari dan RAT 27 Februari. Kenapa kami lebih cepat karena kita mau eksekusi program kerja. Kalo RAT sampai Juni Juli berarti kita eksekusi program kerja terlambat. Kita masih virtual ya. Jadi semua cabang seluruh indonesia mengikuti”, jelas Ketua Panitia RAT tersebut.

 

Mengenai Opini WTP ia mengatakan, hal ini sebagai upaya merawat Kopdit Swasti Sari.

 

“90 persen aset orang-orang kecil ya jadi harus dirawat. Sudah puluhan tahun lembaga ini hadir. Sampai di kampung-kampung. Mereka betul-betul sudah merasakan sejak lembaga ini hadir”, terangnya.

 

Kita berharap opini ini memperkuat kepercayaan anggota.

 

“Kurang lebih 5 tahun kita WTP”, ujar salah satu Perintis Kopdit terbesar di NTT itu.

 

Sementara Ketua Pengawas Kopdit Swasti Sari Simon Anunu mengatakan, penilaian Wajar Tanpa Pengecualian Lembaga Akuntan Publik dan kesehatan Kopdit Swasti dari Kementrian Koperasi, menunjukkan kiprah lembaga ini semakin baik.

 

“Dan dengan demikian dipercaya masyarakat”, pungkasnya.

Penulis: TimEditor: Sintus
  • Bagikan