Betacari.id, Lolos ke “Kupang Pitch Battle”

  • Bagikan

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Setelah mengikuti rangkaian tahapan dari roadshow, workshop, hacksprint dan bootcamp yang berlangsung sejak bulan Juni 2021, akhirnya Betacari.id terpilihlah bersama 4 startup yang beradu pitching di Gerakan Nasional 1000 Startup Digital “Kupang Pitch Battle”.

Empat (4) startup itu adalah Betablanja, DINEGO dan Jasaku NTT dari kota pelaksanaan Kupang serta Tanya IT, startup dari kota pelaksanaan Jayapura. 4 dari 5 startup ini merupakan tim yang terjaring dari >8000 peserta yang terdaftar untuk mengikuti program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital di kota pelaksanaan Kupang.

Kupang Pitch Battle ini adalah tahapan dimana setiap tim diberikan total waktu 9 menit untuk mempresentasikan model bisnis startupnya di hadapan praktisi ternama di bidang bisnis dan wirausaha digital.

 

Para praktisi yang hadir sebagai juri untuk memberikan penilaian itu di antaranya adalah Bobby Lianto dari Kadin NTT, Yesenia Liyanto dari Yayasan Citra Bina Insan Mandiri dan Donny Lumintang, City Lead GRAB Kupang.

Acara dimulai pada pukul 15.00 WITA via Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube Trinity Academia. Regional Officer Kupang Gerakan Nasional 1000 Startup, Peniel Sibero mempersilakan setiap tim untuk pitching di 3 menit pertama dan 6 menit berikutnya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari juri terkait startup mereka. Pitching Battle ini berlangsung seru dan menegangkan karena setiap tim mempresentasikan startup dan menjawab pertanyaan-pertanyaan menantang dari para juri dengan sebaik mungkin.

 

Setelah sesi pitching, Regional Officer 1000 Startup Digital Kupang, Jacobus Loloin pun mengumumkan hasil penilaian para juri.

 

Tim startup yang berada di posisi pertama adalah Betacari.id, sebuah startup digital khusus properti yang menyediakan informasi properti seperti kos-kosan, rumah atau kontrakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

Posisi kedua diraih oleh Jasaku NTT, sesuai namanya Jasaku NTT adalah marketplace khusus bagi penyedia jasa dan pencari jasa.

 

Posisi ketiga, ada DINEGO yang menghidupkan kembali gaya hidup “barter” melalui platform digital yang lebih modern.

 

Posisi keempat diraih oleh Betablanja, marketplace lokal dengan sistem pembayaran, pengantaran dan pembukuan terpadu yang ramah UMKM.

 

Posisi kelima, ditempati oleh Tanya IT, sebuah aplikasi digital untuk konsultasi dengan ahli IT.

Pengumuman hasil penilaian para juri, tidaklah menjadi akhir dari perjalanan para founder startup muda ini.

Mengutip Bobby Lianto saat menyemangati para peserta pitch battle, “Menjadi entrepreneur atau digitalpreneur yang sukses itu bukan tentang menang atau kalah saat ini, tapi tidak pernah menyerah untuk mengasah diri kita”.

 

Para founder akan terus mengasah diri mereka untuk mengembangkan startup mereka agar menjadi lebih baik dan dapat melaju ke tahapan selanjutnya dari #1000StartupDigital.

Penulis: SarimonicaUlly_rilisEditor: Sintus
  • Bagikan