Haydrink, Brand Minuman Baru Berbahan Dasar Kelor

  • Bagikan
Andika Angga Pemilik booth haydrink Batuplat, sedang asyik melayani Pelanggannya Jumat (24/9)

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM- Salut bagi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTT. Organisasi yang dipimpin Istri Gubernur itu berkolanborasi dengan Dapur Kelor Indonesia meluncurkan sebuah brand minuman baru bernama Haydrink.

 

Dapur Kelor Indonesia merupakan franchise atau warlaba berbasis Kelor pertama di Indonesia.
Bahkan di Asia Tenggara mengusung konsep Minuman Kelor dalam berbagai cita rasa. Tentu saja sangat cocok dengan kalangan Milenial saat ini.

 

“Peluncuran Haydrink ini telah melalui beberapa proses. Sejak awal inisiasi
hingga saat ini tim Dekranasda NTT dan Dapur Kelor Indonesia
bersama-sama melakukan penjaringan Peserta. Lalu pelatihan berkolaborasi dengan pihak BRI, Grab dan pelatihan untuk meracik minuman Haydrink. Peserta yang mengikuti Program Haydrink ini adalah kaum Milenial
di Kota Kupang. Untuk mengikuti program ini, peserta hanya perlu
melampirkan KTP, foto lokasi penjualan beserta beberapa persyaratan untuk pembukaan tabungan di BRI. Serta pembayaran dengan menggunakan
aplikasi pembayaran non tunai. Program ini juga berkolaborasi dengan Transportasi Online Grab yang memiliki fitur GrabFood sehingga dapat
memudahkan dalam melakukan pemesanan produk.
Tujuan dari program Haydrink ini adalah untuk dapat menciptakan lapangan
pekerjaan dan meningkatkan kecakapan kaum milenial dalam berwirausaha”, jelas Ketua Dekranasda Julie Sutrisno Laiskodat Jumat (24/9).

 

Menurut dia, Selain membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kecakapan
kaum milenial dalam berusaha, tujuan program ini juga adalah
pengembangan Kelor NTT. Dimana menurut penelitian merupakan Kelor terbaik
nomor 2 di dunia setelah Kelor dari Kepulauan Canary di Spanyol.

 

“Kelor yang
merupakan makanan super atau super food memiliki kandungan gizi dan vitamin yang sangat bagus bagi tubuh. Terutama di saat pandemi seperti sekarang dimana tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang cukup. Dengan demikian
dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap radikal bebas dan penyakit”, jelasnya.

 

Booth Haydrink tersebar di beberapa titik dalam wilayah Kota Kupang dan
tidak menutup kemugkinan akan dikembangkan di daerah lain.

 

“Untuk saat ini Haydrink di Kota Kupang akan dijadikan sebagai Pilot Project untuk
selanjutnya dapat dikembangkan di seluruh wilayah NTT. NTT
memiliki potensi kelor yang berlimpah serta sudah ada beberapa daerah yang
menyatakan berminat untuk mengembangkannya di Belu dan Malaka”, ujarnya.

Ia mengatakan, sebagai mitra Pemerintah Provinsi NTT, Dekranasda
Provinsi NTT mendukung penuh Program Gubernur. “Untuk mengembangkan Kelor sebagai salah satu komoditi unggulan dari NTT demi mewujudkan NTT bangkit, NTT sejahtera”, ucap dia.

NTT dengan 3.026 desa
memiliki potensi Kelor luar biasa dan memberikan dampak luar biasa
bagi masyarakat jika dikembangkan dengan baik.

 

Andika Angga Pemilik booth haydrink Batuplat menuturkan, kelor memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan masyarakat.

 

Ia mengimbau masyarakat mau mengkomsumsi kelor.

 

Masih menurut Andika, saat ini banyak masyarakat yang mendengar kata ‘kelor’ saja sudah berpikir pasti rasanya tidak enak.

 

“Akan tetapi dengan kehadiran DEKRANASDA NTT lewat inovasi pembuatan minuman “HayDrink” mau menunjukkan bahwa kelor bisa diolah menjadi apa saja. Rasa dan anfaatnyapun pasti didapat oleh masyarakat,” ujarnya.

 

“Lewat minuman HayDrink masyarakat bisa mencoba dan merasakan bahwa kelor itu rasanya enak. Selain rasanya kesehatan juga kita dapatkan ” jelasnya.

Andika menambahkan, kegiatan launching ini seharusnya dilakukan pada tanggal (06/09), namun baru dilakukan karena Perpanjangan PPKM.

“Juga karena para pengusaha milenial mengikuti pelatihan yg berlangsung pada tanggl (04/09/2021) di Dapur DEKRANASDA NTT.

 

“Ketika itu Bu Julie berpesan, harus tetap semangat karena masih muda. Dan kalau usaha lagi down jangan menyerah mari diskusi lebih lanjut bagaimana bisa jualannya lebih ramai lagi “tuturnya kembali.

 

Menurutnya kehadiran minuman ini juga ikut meningkatkan kesehatan serta mengurangi gizi buruk.

“kami disini jugakan membantu mengurangi Gizi Buruk lewat Kelor. Anak-anak muda sekarangkan ketika dengar kelor sudah tidak mau lagi. Sehingga dibuatlah inovasi baru. Kalau dulu kelor hanya bisa direbus atau masak menjadi sayuran. Saat ini sudah bisa menjadi minuman segar tapi sehat”, imbuhnya.

Haydrink menawarkan 10 varian rasa yang bisa dipilih sesuai selera. (Ellena Christine).

  • Bagikan