Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Desa / Kelurahan Berstatus Zona Hijau Makin Kurang, Zona Merah Terus Bertambah

Bupati Kupang Korinus Masneno. (foto: Antara)

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Desa / Kelurahan dengan status Zona Hijau di Kabupaten Kupang, Nusa tenggara Timur makin kurang. Jika 2 Minggu sebelumnya Kamis (29 /7/21) masih ada 108 Desa kelurahan  yang berstatus Zona Hijau, kini makin berkurang. Jumlah Kelurahan dan Desa berstatus Zona Merah Minggu lalu hanya 8 kasus, Jumat (6/8/21) dan Sabtu (7/8/21) jumlah itu sudah berubah menjadi 10 Desa kelurahan setelah bertambah lagi dua desa.

 

Ketua Satgas Covid-19 kabupaten Kupang dalam rilis yang dikirim Kabag protocol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Kupang Martha Para Ede, S.H Sabtu malam (7/8/21) menyebutkan, tinggal 96 Desa Kelurahan yang berstatus Zona Hijau.

“Zona Kuning, 54 Kelurahan dan Desa, Oranye 17 Desa / kelurahan, Merah 10 desa / Kelurahan antara lain, Desa Baumata Barat, Kelurahan Oesao, Kelurahan Babau, Kelurahan Naibonat, desa Ponain, Kelurahan Teunbaun, Desa Pakubaun, Kelurahan Sulamu, desa Kuimasi, Desa Penfui Timur.

 

“Kelurahan Sulamu sebelumnya sudah kembali berstatus Oranye, namun jumat kembali menjadi Zona Merah dengan 9 kasus Covid-19, dan 8 Rumah terinfeksi, Desa Kuimasi mencatat Jumlah Kasus Covid-19, 8 dan jumlah rumah terinfeksi 8, Penfui Timur 11 kasus dan jumlah rumah yang terinfeksi  9. Sementara Desa Soliu yang berstatus Zona Merah pada kamis, hari Jumat sudah berstatus Zona Kuning dengan 2 kasus Covid-19 dan 2 rumah terinfeksi”, jelas ketua Satgas Covid-19 Ir. Obet Laha.

Mengenai data terkonfirmasi Covid-19 ia menyebut Jumat (6/8) ada tambahan 16 kasus baru sementara Sabtu (7/8/21) belum ada kasus yang dirilis Satgas Covid-19 Kabupaten Kupang.

“Konfirmasi Kumulatif atau seluruh data sejak awal sampai saat ini 2. 074, selesai dirawat 1.633, sementara dirawat 386, Meninggal 55 kasus”, jelasnya.

Mengenai kontak erat ia mengatakan, “kontak erat baru 21 orang, kumulatif 4.038 orang, selesai dipantau 3. 298, sementara dipantau 740 orang”.

“Suspek, baru 5 orang, kumulatif  1. 012 orang, selesai dipantau 399, sementara dipantau107, meninggal 6, Probable, kumulatif  10 orang seluruhnya meninggal”, pungkasnya.   (rilis)

 

  • Bagikan