Apresiasi !! Kopdit Swasti Sari Segera Resmikan 5 Kantor Kas Baru

Seluruhnya 28 Cabang, 68 kantor kas, 6 Capem dan 1 Kantor Pusat

0 169

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM –  Kopdit Swasti Sari terus melakukan ekspansi ke daerah-daerah di NTT. GM KSP Swasti Sari Yohanes Sason Helan kepada Wartawan di ruang kerjanya Senin (5/7/ 2021) mengatakan, dalam Bulan Juli ini akan Menejemen Kopdit Swasti Sari akan meresmikan 5 kantor Kas baru di Sumba dan Flores.

“Lima kantor Kas baru tersebut antara lain kantor kas Mangili di bawah kantor Cabang Waingapu, Sumba Timur, tanggal 10 Juli, besoknya langsung ada pendidikan anggota, tanggal 12 Juli resmikan kantor kas Waibangga di bawah kantor Cabang Waikabubak Sumba Barat, tanggal 13 pendidikan di Wabakul Sumba Tengah, tanggal 14 Pendidikan dasar anggota di SBD di Kodi Utara. Terus besoknya 15 Juli kami ke Flores Ende. Tanggal 16 kita peresmian kantor kas Boawae, kantor Cabang Mbai, Nagekeo, dan besoknya 17 Juli peresmian di kantor kas Boawae  sorenya kami ke Mataloko, 18 Peresmian kantor kas Mataloko cabang Bajawa berseblahan dengan Seminari Tinggi sangat strategis. Kami lanjutkan perjalanan tanggal 20 resmikan cabang Satarmese Kantor Cabang Ruteng. Tanggal 21 Juli ke Labuan Bajo untuk pendidikan dasar anggota di Cabang Labuan bajo Manggarai Barat. Itu Agendanya”, terangnya.

Menurut dia, ekspansi ini sudah disetujui seluruh anggota dan sudah direncanakan dengan baik. “Persiapan kantor Kas sudah 99 %. Baik interior, IT, juga  Staf termasuk Staf yang baru nanti akan kita tempatkan bersama senior-senior. Jadi ini untuk mendekatkan pelayanan kita kepada anggota. Jadi kita gunakan ilmu Wara laba-laba ya lingkar lingkar terus satu saat kita akan bisa mengepung satu kabupaten. Contoh kabupaten Kupang itu 13 kantor, Soe 11 Kefa sama seperti itu. jadi tujuannya bukan untuk gaya gaya tetapi mendekatkan pelayanan. Seperti itu”, Ucap dia.

 

Menurut dia, Saat ini Kopdit Swasti Sari bergerak di sector riil dengan memberikan pinjaman pada anggota tidak untuk konsumsi. “Kita robah mindset anggota, selama ini pola-pola konsumsi sekarang kita ke sector rill. Mislanya penggemukan Sapi, ternak ayam. Pinajamnnya kecil kecil mungkin 10 juta, 12 juta dalam waktu 3-4 bulan dia sudah melunaskan, dia sudah punya keuntungan. Penggemukan Sapi kemarin di Bajawa itu kita kasih pinjam dengan 6, 2 juta, 6,3 juta, 6,4 Juta kepada Anggota sesuai fisik, setelah 6-7 bulan dijual dengan 10 Juta, 11 Juta. Jadi dia sudah punya keuntungan hampir 100 persen. Ada juga hortikultura, Lombok jagung. kita  masuk pemberdayaan. Kita mendorong anggota untuk tanam tidak hanya untuk makan, tetapi untuk menambah penghasilan”, terangnya.

Adakah rencana Kopdit untuk membantu pemasaran produk hasil usaha anggota ? “ya kita punya Kopmen. (Koperasi Konsumen Tunas Sari Sejahtera-TSS)  satu saat anggota yang punya padi, Kopi, tenunan, dikemas dengan baik kita pasarkan langsung. Pakan ternak satu saat kami punya sendiri. Bahan baku sangat menjanjikan seperti jagung, ikan yang sudah rusak diolah jadi pakan ternak. Dari pada kita ambil di Jawa mahal”, jelasnya.

 

Ia menyebut Kopdit Swasti Sari saat ini mengelola dana anggota di atas Rp. 1 Triliyun. “Uang kita saat ini 1 Triliyun lebih. Itu semua dari anggota. Kita kemas produk-produk itu sangat diminati. Kita tidak pernah minta atau modal dari luar. Semua dari anggota. Kekuatan yang sangat bertahan ketimbang kita modal dari luar”, terangnya.

 

Saat ini Kopdit Swasti Sari sudah memiliki 28 kantor Cabang di Surabaya, Bali, Tabanan, Mataram dan NTT,  68 kantor kas, 6 cabang Pembantu dan 1 Kantor pusat. “Karyawan 500-an ya. Bantu Pemerintah atasi Pengangguran. Saat Pemda rumahkan tenaga kontrak. Swastisari tambah tenaga. Semua karena kita kerja jujur”, pungkasnya.  (sintus)