Tutup Orientasi dan Pembekalan CPNS, Ini Pesan Sekot Kupang

  • Bagikan

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si minta para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hendaknya memiliki sikap sebagai seorang pamong praja dan abdi masyarakat yang baik. Sebagai seorang pamong praja mereka dituntut untuk senantiasa menampilkan kewibawaan dan keteladanan baik dalam hal disiplin, komitmen, tanggung jawab, dedikasi, loyalitas, dan kejujuran. Sedangkan sebagai abdi masyarakat, tugas utama mereka adalah melayani masyarakat sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan.

 

Permintaan tersebut disampaikannya dalam acara penutupan kegiatan orientasi dan pembekalan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Kota Kupang Tahun Anggaran 2019 yang berlangsung di lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (11/6).

Pada kesempatan yang sama Sekda juga minta agar para CPNS yang baru selesai menjalani masa orientasi dan pembakalan menjauhkan diri dari pelanggaran, terutama yang terkait dengan masalah moralitas dan tindakan KKN, karena hal tersebut akan mencoreng dan menjatuhkan citra lembaga di mata masyarakat dan dalam konteks yang lebih luas akan melunturkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah.

 

”Ada ribuan orang yang sementara mengantri untuk menjadi PNS. Oleh karena itu, kesempatan yang telah saudara-saudara peroleh ini harus disyukuri sebagai anugerah Tuhan, yang perlu diwujudnyatakan melalui kesungguhan dan dedikasi yang tinggi dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab yang diemban,” ujarnya.

 

Dia menambahkan, para CPNS harus sadar akan porsi tanggung jawab yang telah diatur sesuai hierarki kelembagaan di unit kerja masing-masing. Mereka juga harus mempelajari serta menguasai secara seksama setiap tugas dan pekerjaan, sehingga fungsi mereka sebagai staf atau unsur bantu pimpinan benar-benar berjalan efektif dalam lingkup bidang tugas masing-masing.

 

Sekda juga menekankan tentang peraturan perundang-undangan yang berlaku yang melarang seorang PNS untuk terlibat atau melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan politik praktis.

”Karena itu bagi saudara-saudara yang berniat terjun kedunia politik sebaiknya mengundurkan diri sebagai PNS, agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

 

Dia berharap dengan orientasi dan pembekalan ini para CPNS diisi dengan berbagai pengetahuan, informasi, dan ketrampilan untuk memperlengkapi tingkat kemampuan dan kompetensi saudara-saudara, secara kognitif yakni meningkatnya pengetahuan dan pemahaman untuk melaksanakan pekerjaan dalam organisasi birokrasi pemerintahan. Secara efektif yakni dengan orientasi ini diharapkan terjadi perubahan atau penyesuaian dan pembentukan sikap mental sebagai aparatur negara dan abdi masyarakat yang baik. Selanjutnya secara psikomotorik, mereka diharapkan telah memiliki keterampilan yang dibutuhkan sebagai modal dasar untuk mampu melaksanakan tugas dengan baik, guna mendorong optimalisasi kinerja birokrasi, yang bermuara pada upaya mewujudkan tata-kepemerintahan yang baik (good govenance) sesuai tuntutan reformasi birokrasi dewasa ini dan mewujudkan visi dan misi pembangunan Kota Kupang.

 

Kabid Pengembangan Kompetensi dan Penilaian Kinerja Aparatur. Richard Bernard Penlaana, S. Sos, M. Si dalam laporannya menyampaikan kegiatan orientasi dan pembekalan CPNSD Kota Kupang formasi tahun 2019 telah berjalan dengan tertib dan lancar. Kegiatan ini diikuti oleh 231 orang peserta dan 2 orang tidak dapat mengikuti karena meninggal dunia dan sakit pasca operasi melahirkan.

 

Penyajian materi meliputi penyajian di dalam ruangan, dialog tanya jawab dan pelatihan fisik, mental, disiplin dan baris berbaris di luar ruangan. (PKP_ans)

  • Bagikan