Program dan Kegiatan Sejalan Dengan Potensi Daerah, Gubernur:”Apresiasi Kepada Mentan RI’

  • Bagikan
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Rombongan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof. Ir. Dedi Nursyamsi, M. Agr, Rabu (31/3).

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL)  melakukan audiens bersama Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof. Ir. Dedi Nursyamsi, M. Agr,  Rabu (31/3).

 

Gubernur VBL menyampaikan apresiasi kepada Kementrian Pertanian RI yang telah berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dalam implentasikan program dan kegiatan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan rakyat NTT.

 

“Apresiasi kami sampaikan kepada Pak Menteri bersama jajarannya karena Program dan Kegiatan yg dilaksanakan di NTT sejalan dengan Potensi yang ada di daerah ini dan sejalan juga dengan apa yang kami kerjakan saat ini,” ungkap Gubernur VBL

 

Selanjutnya Gubernur Laiskodat juga menghendaki adanya transfer pengetahuan terhadap para Patani di NTT.

 

“Berbagai Program yang di laksanakan di NTT yakni Penguatan Kostratani dan magang bagi Petani Milenial diharapkan adanya transfer pengetahuan yang komprehensif sehingga memperkokoh fondasi pembangunan sektor pertanian dan peternakan di NTT,” ungkap Gubernur Laiskodat.

 

Gubernur Viktor menyampaikan Langkah maju dalam berkolaborasi terkait pembangunan Food Estate (Lumbung Pangan) di Kabupaten Sumba Tengah dan Kabupaten Belu serta pengembangan Sapi Wagyu di NTT.

 

“Kalau di Sumba Tengah, sungguh kolaborasi yang luar biasa, termasuk Bupati dan masyarakatnya yang memiliki inovasi yang luar biasa hingga  terwujudnya program tersebut di atas lahan seluas 15.000 hektar, saat ini terdapat juga program yang sama di Kabupaten Belu, seluaa12.000 hektar lahan yang kita siapkan sampai ke Kabupaten TTU, dengan memanfaatkan air dari bendungan Rotiklot maka sistem perpipaan yang kita pakai untuk optimalisasi pemanfaatan air bendungan tersebut, tentunya dukungan Bupati dan Wakil Bupati Belu dan TTU beserta masyarakatnya sangat diharapkan, dan juga manakala adanya magang bagi Petani milenial, kami titipkan untuk belajar tentang Pengembangbiakan Sapi Wagyu di Jepang,” Ungkap Gubernur Viktor

 

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof. Ir. Dedi Nursyamsi, M. Agr mengharapkan adanya kerjasama dalam mengimplementasikan program Kementan di NTT.

 

“Pak Gubernur, Kami berharap kerjasama yang baik selama ini tetap terjaga, baik itu Program food estate, Kostratani, Magang bagi Petani Milenial dan  terkait dukungan pengembangan Sapi Wagyu di NTT, agar Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan melakukan koordinasi teknis bersama Kepala Dinas  Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Kepala Dinas Peternakan untuk merealisasikan kebutuhan tersebut”, ujar Dedi. (SP Biro AP NTT/Ellena).

 

 

  • Bagikan