Pelebaran Jalan di Bello, Pemilik Tanah Keberatan, Ketua RT/RW cairkan Suasana

  • Bagikan
Tampak pohon Tuak yang dipotong warga Bello untuk perlebar jalan Jumat (26/3).

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Akses jalan yang sempit sebabkan aktifitas orang maupun lalulintas kendaraan menjadi terhalang.

Hal itu membuat warga Lingkunga RW 04 Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang lakukan aksi kerja bakti dengan biaya swadaya warga untuk memperlebar badan jalan.

Sebagaimana pantauan media di lokasi itu Jumat, (26/3/21) nampak sejumlah pemuda berbaur bersama Renol Tuan Ketua RT 08 melakukan aksi pemberisahan bahu jalan, termasuk menebang sejumlah pohon besar menggunakan mesin sensor yang tumbuh di bahu jalan.

 

Alexander Tekene,  Obi Anoit, Geil Ncaung dan Roki Tuan sejumlah warga dan pemuda yang turut ambil bagian dalam kerja bakti itu kepada media mengatakan, kerja bakti pelebaran jalan lingkungan saat itu merupakan inisiatif warga pemilik tanah yang difasilitasi Ketua RT dan RW sehingga warga tak keberatakan pohon maupun tanamannya ditebang.

“Kami semua ini pemilik lahan sehingga kami tidak keberatan kalau diminta oleh bapak RT dan RW untuk perlebar jalan”, ungkap Alexander Takene yang juga di benarkan Roki Tuan.

Pemilik tanah lain Simson Tuan mengatakan, dirinya merelakan tanahnya dua meter karena diminta oleh ketua RT untuk diperlebar demi kepentingan bersama.

“Saya rela berikan dua meter untuk perlebar karena diminta bapak RT yang juga untuk kepentingan umum”, ungkap Simson Tuan.

 

sementata itu Ketua RT 08/RW 04 Kelurahan Bello Renol Wenggu Tuan di tempat yang sama mengatakan,  jalan itu terbilang sangat ramai dan merupakan jalan alternatif bagi warga yang hendak bepergian ke kota Kupang sehingga perlu diperlebar.

“Hari ini kami kerja perlebar jalan secara swadaya karena jalur ini merupakn jalan alternatif dan setiap hari cukup ramai. Awalnya pemilik tanah keberatan tetapi setelah didekati oleh Ketua RT dan RW akhirnya warga relakan tanah dua meter”, jelas Renol Tuan.

 

Ketua RW 03 Bello Goris Takene   ketika dihubungi melalui telp tak berkomentar soal pengerjaan pelebaran jalan tetapi justru seolah memberi pecerahan akan pentingnya kehadiran tokoh masyarakat termasuk RT/RW di lingkungan masyarakat.

“Tokoh masyarakat termasuk RT/RW mungkin saja dilihat sebelah mata oleh sebagian mereka, tetapi beginilah hasilnya kalau akar rumput berkehendak maka akan meperlancar segala tugas pelayanan pemerintah ke akar rumput”, tegas Goris.(goe)

  • Bagikan