Diskusi Upaya Pencegahan Covid-19, Lewat Berbagai Cara

0 70

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Diskusi tentang upaya penanganan Covid-19 tak mengenal cara dan waktu. Setiap saat selalu ada diskusi pun caranya bermacam-macam bisa tatap muka atau virtual seperti yang diikuti Kasdim 1604/Kupang Letkol Inf Sugeng Prihatin, S.Sos., M.Sc., M.Tr., Hanla.

 

Letkol Sugeng mengikuti diskusi publik secara virtual tentang pemaparan atas temuan pantas cegah oleh FPRB NTT yang didukung oleh BPBD Prov. NTT dan program siap siaga kepada Satgas Covid-19 Prov. NTT, Jum’at (26/2/2021) di Aula Serba Guna Makodim 1604/Kupang Jln. Mohammad Hatta No. 22, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

 

Diskusi publik secara virtual tersebut dibuka oleh Nyonya Anita Grazia dari BPBD bagian kesiapsiagaan Prov. NTT.

 

Buce Gab dari Forum Pengurangan Resiko Bencana Prov. NTT menyampaikan, penegakan aturan di fasilitas publik oleh petugas memastikan pengunjung agar memakai masker yang benar terdapat : 34,78% petugas difasilitas publik memastikan semua harus memakai masker sedangkan 26,82% petugas tidak memaksa/petugas tidak berada ditempat dan 38,39% tidak ada petugas serta masih ada fasilitas publik yang tidak menyiapkan tempat cuci tangan.

 

Kadis Kominfo provinsi NTT Drs. Aba Maulafa mengatakan, seluruh dunia sekarang sedang dilanda perang terhadap Virus Corona khususnya di Indonesia dan lebih khusus lagi di NTT.

 

“Kita harus melakukan perubahan perilaku hidup (New Normal) satuan gugus tugas harus melakukan kolaborasi dengan dinas terkait untuk melakukan himbauan kepada publik tentang 3M. Kita juga harus menyebarkan info ini melalui media sosial, web dan lain sebagainya. Kami juga memberikan apresiasi terhadap tokoh agama yang telah menghimbau kepada umat tentang tata cara beribadah di masa pandemi”, ujarnya.

 

Koordinator Satgas Covid-19 Prov. NTT Bapak Sintus menjelaskan, petugas Satgas harus lebih giat lagi menghimbau kepada publik tentang penegakan disiplin prokes.

 

“Apresiasi yang tinggi kepada Kodim 1604/Kupang yang sudah membantu dalam melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan”, ujarnya.

 

Kasdim 1604/Kupang Letkol Inf Sugeng Prihatin, S.Sos., M.Sc., M.Tr., Hanla, menyampaikan bahwa Covid-19 ini bukan aib, jadi data-data orang yang terinfeksi Covid-19 tidak perlu dirahasiakan, tolong disebarkan agar bisa diketahui publik guna mencegah penyebaran Covid-19.

 

“Mari kita bersinergi bersama-sama dengan instansi terkait untuk mengkampanyekan tentang vaksin, bahwa vaksin itu baik dan halal dan saya orang pertama dari Kodim 1604/Kupang yang di vaksin di Wilayah NTT. Mari bersama mendorong agar pasien Covid-19 pasca sembuh agar mendonor plasma konvalesen kepada pasien yang sedang dalam masa pemulihan setelah terinfeksi Covid-19,” ajaknya.

 

Moh. Fahmi dari Kabupaten Alor mengatakan pelaku usaha dan pelaku perjalanan harus tetap dipantau hasil Rapidnya.

 

“Tak lupa juga untuk kegiatan pesta dan kerumunan lainnya harus tetap di pantau agar mereka tetap melaksanakan protokol kesehatan karena kesadaran masyarakat kita masih kurang tentang protkes”, pungkasnya. (Pendim1604/Kupang)