OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Bupati Kupang Yosef Lede secara resmi memimpin peletakan batu pertama pembangunan Pelabuhan Rakyat Bolok, Selasa (13/10/2026).
Pelabuhan rakyat ini berfungsi ganda, sebagai sarana penyeberangan dan tempat pendaratan ikan.
“Dermaga rakyat ini dirancang multifungsi, tidak hanya melayani penyeberangan warga dari Pulau Semau, tetapi juga menjadi tempat pendaratan dan pemasaran hasil tangkapan ikan bagi para nelayan”, ujar Yos.
Bupati Yosef Lede menyampaikan, pembangunan ini merupakan bagian dari visi dan misi pemerintah daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kupang. “Uang yang kita kelola adalah uang negara, namun jangan lupa itu berkat Tuhan, sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk rakyat,” ujarnya.
“Jadi dia multifungsi Mohon maafin dermaga rakyat ini Dia untuk penyeberangan Untuk masyarakat dari Semau ke sini Tetapi juga untuk para nelayan. Jadi dia multifungsi Ini dalam rangka yang pertama Ini visi misi kami berdua Saya dan Ibu Wakil Bupati. Jadi bangun dermaga rakyat ini berangkat dari visi misi kami berdua yang sudah tertuang dalam RPJMD, Rel Pembangunan Kabupaten Kupang yang mesti dilaksanakan. Jadi saya sering bilang bahwa uang yang kita kelola itu uang negara. Tapi jangan lupa itu berkat Tuhan. Jangan lupa. Maka kita manfaatkan ini uang negara yang merupakan berkat Tuhan untuk rakyat punya bagian. Jadi kalau kemarin minggu lalu kita ada peletakan batuk pertama Pembangunan apa? Patung Kristus ya. Biasa dimana-mana lah ada program ada pro kontra. Tapi saya bilang kita kasih Tuhan penya bagian Hari ini kita kasih rakyat punya bagian. Beberapa hari lalu kan kita kasih pemerintah punya bagian pegawai Sudah kok belum pegawai? Sudah Maka lengkaplah sudah kesempurnaan APBD kita. Porsinya mungkin tidak sama, tapi bagian-bagian itu kita kasih kepada yang berhak menerima bagian ini. Jadi kalau bangun-bangun begini ada yang omong, memangnya gue pikirin. Memang bikin baik, belum tentu orang suka juga. Ini kita tidak harus peduli lah. Awasi kita secara baik supaya kita kerja dengan baik”, urai dia.
Ia menjelaskan, pembangunan di berbagai titik merupakan wujud pemerataan pembangunan, sehingga masyarakat tidak perlu lagi pergi ke kota untuk mengakses berbagai layanan publik. Ke depan, pelayanan perizinan juga akan dipercepat dari yang biasanya 3–4 bulan menjadi hanya satu jam saja.
Yos menambahkan, berbagai proyek strategis juga terus digalakkan.
“Lewat APBN kami berjuangg sudah bangun kampung Nelayan Merah Putih di Sulamu. Tapi tahun depan hampir dipastikan saya sudah usul Ketum Menteri sudah dapat 52 miliar bangun pelabuhan terbesar juga di Sulamu. sudah itu saya sudah kasih sertifikat sudah kasih biaya FS 600 juta dan lain-lain dan kita akan bangun pelabuhan lagi termasuk pelabuhan bongkar muat jadi kita juga ingin berbenah tapi kita bersyukur hari Sabtu ini kemarin kita dapat lagi 44 miliar. Kita hari Sabtu peletakan batu pertama dimulainya pembangunan dua kampung nelayan merah putih. Dan Rp44 miliar. Tapi tahun depan saya dapat sekitar Rp126 miliar lagi untuk enam (kampung nelayan-red) lagi di beberapa tempat. Kita bersyukur tiga hari lalu hasil pertemuan saya dengan Menteri Kesehatan juga RP70 milyar untuk bangun Rumah Sakit terbaik di kabupaten Kupang”, tambah Yos.
ADPRD Beri apresiasi.
Anggota DPRD Kabupaten Kupang Hengki Loden memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah. Selama satu tahun lebih masa pemerintahan, berbagai kemajuan telah terlihat dan pembangunan pelabuhan ini diharapkan dapat mendongkrak ekonomi masyarakat di Kecamatan Kupang Barat dan sekitarnya.
Ketua Lembaga Adat Desa Bolok Kristofel Neno menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah Kabupaten Kupang. Keluhan warga selama ini akhirnya terjawab dengan dimulainya pembangunan pelabuhan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang Frida Kuhurima melaporkan, pembangunan pelabuhan rakyat Bolok menelan anggaran sebesar Rp8 miliar lebih yang bersumber dari APBD Kabupaten Kupang Tahun Anggaran 2026.
“Pekerjaan mencakup pembangunan dermaga, area parkir, terminal, pos jaga, menara, dan pemecah gelombang sepanjang 80 meter. Pekerjaan akan dilaksanakan oleh CV Tuak Mandiri dengan pengawasan CV Moment Engineering Konsultan. (STS).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




