OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas berbagai pencapaian besar yang berhasil diraih Kabupaten Kupang dalam satu tahun kepemimpinannya, mulai dari berdirinya Sekolah Rakyat, Sekolah Nasional Terintegrasi, hingga persiapan pembangunan universitas RI.
Yos mengatakan, semuanya merupakan buah kerja keras, doa masyarakat, dan dukungan seluruh pemangku kepentingan.
Ia menegaskan, meski beban kerja sangat berat dan sering menghadapi kritik, pemerintah daerah tidak akan pernah putus asa dan terus berjuang demi kesejahteraan rakyat.
Dalam penyampaiannya, Bupati menyambut baik apresiasi yang disampaikan Anggota DPRD Deasy Ballo, sekaligus menjelaskan, keberhasilan memperoleh dana terbesar dari pemerintah pusat bukanlah hal yang mudah, melainkan hasil dari kerja keras bolak-balik Jakarta dan tekad yang kuat.
“Kami belum sempurna bekerja karena baru satu tahun lebih, tapi hati kami tetap ada di Kabupaten Kupang,” ujar Bupati, menambahkan dirinya dan Wakil Bupati merasa terberkati didampingi oleh tim kerja dan mitra kerja yang luar biasa, termasuk seluruh anggota DPRD.
Bupati juga menegaskan, hubungan antara eksekutif dan legislatif tetap harmonis meski kadang terlihat perbedaan pendapat di ruang publik.
“Kadang-kadang kami bersandiwara, kadang musuh, kadang kawan. Jangan terlalu percaya kalau ada kritik di media, tunggu sampai ke belakang, ternyata semuanya baik-baik saja,” jelasnya.
Ia merinci berbagai pencapaian yang telah dan akan segera diwujudkan: Sekolah Rakyat dan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan anggaran masing-masing 250 miliar rupiah, yang membebaskan seluruh biaya pendidikan siswa dari pendaftaran hingga kelulusan. Juga persiapan pembangunan universitas RI di Kabupaten Kupang yang juga akan gratis sepanjang masa studi. Serta tambahan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi ASN dan tenaga kontrak hingga 14 bulan gaji, yang akan segera dibayarkan mulai 21 Agustus.
Tentang beban kerja, Bupati mengakui sering hanya tidur tiga jam sehari dan harus bolak-balik Jakarta dalam waktu singkat untuk menandatangani perjanjian kerja sama dan mengamankan anggaran.
“Saya besok harus ke Jakarta untuk tanda tangan anggaran, tapi juga harus hadir di Manubelon untuk kegiatan bersama Presiden. Saya pusing membagi waktu, tapi ini tanggung jawab yang harus saya emban,” ungkapnya.
Terkait perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81, ia mengatakan, tahun ini kegiatan dilaksanakan di tingkat kecamatan agar lebih merakyat dan dapat dinikmati langsung oleh masyarakat di seluruh pelosok desa.
Di akhir sambutannya Bupati memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Kupang agar ia dan jajarannya terus diberi kekuatan menjalankan amanah.
“Kami tidak meminta yang lain, cukup dukung kami dengan doa supaya kami bisa bekerja dengan baik. Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Kupang agar tidak ketinggalan dari daerah lain, demi masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.
Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Deasy Ballo, menegaskan Bupati Kupang Yosef Lede terus berjuang keras memperjuangkan anggaran dari pemerintah pusat guna memenuhi berbagai kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat di daerah.
Perjuangan yang dilakukan secara terus-menerus ini kini membuahkan hasil dengan Kabupaten Kupang mendapatkan alokasi dana terbesar dari pemerintah pusat.
“Pagi ini beliau berangkat ke Jakarta, malam kembali ke Kupang, dan lusa akan kembali lagi ke Jakarta. Dan hasilnya luar biasa,” ujar Deasy Ballo. Ia menambahkan, Bupati akan menyampaikan rincian hasil perjuangan tersebut secara resmi pada malam ini.
Menurut Deasy, keberhasilan mendapatkan dana terbesar ini bukanlah hal yang mudah, melainkan buah dari kerja keras, ketekunan, dan pantang menyerah meski harus terus terbang bolak-balik.
“Sebenarnya kami juga berniat maju pada Pilkada nanti, tapi melihat semangat dan perjuangan beliau, rasanya nyali kami jadi ciut,” tambahnya mengapresiasi keteguhan hati Bupati dalam memperjuangkan kepentingan daerah.
Dana yang diperoleh diharapkan dapat digunakan secara optimal untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor demi kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Kupang.
Istri Kepala Desa Taloitan Yeftiana Bilaut – Dimoe Heo, S.Th., mengatakan, Stan pameran Desa Talotan menyambut hangat antusiasme pengunjung dengan menampilkan dan menjual beragam karya tenun ikat khas Daerah.
“Kegiatan ini menjadi sarana memperkenalkan sekaligus memasarkan produk kerajinan tangan warga yang kaya akan nilai budaya dan keindahan motif tradisional.
Dimoe Heo mengatakan, di stan tersebut tersedia tenun ikat dengan beragam motif, di antaranya motif khas Naioni dan Sabu, dan tenunan khas daerah kabupaten Kupang lainnya.
“Sebagian telah dimodifikasi agar tetap menawan namun lebih sesuai dengan selera pasar yang lebih luas”, tambah dia.
Menurut dia, Persiapan pameran telah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya, mulai dari tanggal 1 Agustus.
Ditanya adakah kain tenunan daerah yang laku selama pameran Dimoe Heo mengatakan, belum ada yang terjual.
“Kalo tahun lalu di halaman kantor Bupati banyak yang laku. Di sini belum ada. Mungkin di sana banyak orang dari berbagai daerah datang ya”, ujar dia.
Ketua TP PKK Desa Taloitan itu hadir langsung di stan pameran untuk melayani pengunjung dan memantau perkembangan penjualan tenun ikat tersebut.
Ia berharap melalui pameran ini, tenun ikat Desa Talotan semakin dikenal luas dan dapat menjadi sumber penghasilan yang baik bagi para pengrajin di desanya.
Kegiatan pameran dalam rangka HUT ke-81 RI Itu dimeriahkan dengan berbagai lomba.
Jenis-jenis lomba antara lain, Lomba mars PKK antar desa, lomba tarik tambang, lomba panjat pinang, lomba futsal antar sekolah tingkat SD dan SMP, lomba senam sehat tingkat SD, jalan sehat, panggung hiburan.
Kemudian ada juga pelayanan pelayanan administrasi terpadu yaitu pelayanan cek kesehatan gratis pelayanan administrasi kependudukan pelayanan pembayaran PBB dan pajak kendaraan dan pelayanan perizinan berusaha. Kegiatan ini melibatkan seluruh komponen masyarakat kecamatan Nekamese mulai dari ASN, TNI, Polri, perangkat desa, tenaga pendidik,para pelajar dari tingkat SD sampai dengan SMA, organisme pemuda kelompok difabel, kaum perempuan PKK, serta seluruh lapisan masyarakat. (Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




