Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Teldy Sanam : Kunjungan Mentri Desa, Motivasi Besar Bagi Masyarakat Desa Lifuleo

Mentri Desa Yandri Susanto dan jajaran bersama Sekda kabupaten Kupang Teldy Sanam saat berada di desa Lifuleo Kecamatan Kupang Barat.

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto, berkunjung ke Kabupaten Kupang, di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Jumat (15/5).

Kedatangan Yandri Susanto dan rombongan disambut Sekda kabupaten Kupang Teldy Sanam bersama jajaran.

Kunjungan Menteri tersebut terkait dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Damai milik Pemerintah Desa Lifuleo, yang dinilai sukses dan berbadan hukum lengkap, serta mampu menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan bagi Desa Lifuleo.

Teldius Sanam mengatakan, Kunjugan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal di Kabupaten Kupang tersebut merupkan suatu kehormatan dan menjadi motivasi besar bagi masyarakat untuk terus membangun desa secara mandiri, produktif dan berkelanjutan.

Dia melanjutkan, BUMDes Damai di Desa Lifuleo merupakan salah satu wujud nyata komitmen desa dalam mengelola dan memanfaatkan potensi lokal demi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Tentu saja melalui usaha pengembangan pariwisata dan pembudidayaan rumput laut, yang telah dikelola dengan semangat gotong – royong oleh seluruh komponen di Desa Lifuleo. Usaha ini telah menunjukan hasil yang sangat baik.

“BUMDes Damai Lifuleo telah memaksimalkan potensi pariwisata Pantai Oelsina yang memiliki keindahan pesisir dan pemberdayaan rumput laut. Ini menjadikannya memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar yang sangat baik. Sehingga kami percaya bahwa pengembangan BUMDes Damai akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa. Pemerintah Kabupaten Kupang akan terus berkomitmen untuk mendorong penguatan BUMDes di seluruh Kabupaten Kupang sebagai pilar pembangunan ekonomi masyarakat. Kami menyadari bahwa desa yang kuat akan melahirkan desa yang maju, dan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat akan membuat hal tersebut semakin nyata terealisasi” jelas Mateldius Sanam.

Yandri Susanto mengatakan, suatu daerah akan maju tentu tidak bisa berjalan sendiri, tetapi butuh kerja kolaboratif antar berbagai pihak. Termasuk antar pemerintah berbagai tingkatan, mulai dari pemerintah desa hingga pemerintah pusat.

Dia menegaskan, sejauh pengamatannya Desa Lifuleo dan kabupaten Kupang secara umum memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang dan masyarakatnya menjadi sejahtera. Dan potensi – potensi yang ada akan didukung penuhg oleh Kementerian Desa untuk dikembangkan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dari Kementerian pasti akan membantu desa – desa di Kabupaten Kupang untuk berupaya mengembangkan diri untuk kesejahteraan masyarakat. Seperti Desa Lifuleo ini yang memiliki potensi pariwisata pantai yang sangat baik. Bila dikembangkan secara kolaboratif antar Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten serta Pemerintah Desa, maka potensi ini akan berkembang maksimal”, jelas Yandri Susanto.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal, Tabrani. Dua anggota DPRD Kabupaten Kupang masing – masing, Absalom Buy dan Rudi Rildy Amtiran. Kepala Dinas PMD Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, Camat Kupang Barat. Kepala Desa Lifuleu dan Kepala Desa serta lurah tetangga, serta masyarakat setempat. (Tery).

  • Bagikan