OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Untuk ke sekian kalinya para korban badai Seroja melakukan demonstrasi di kantor Bupati Kupang.
Selasa (14/10) mereka kembali mendatangi Kantor Bupati. Masih di bawah koordinasi Ketum LP2TRI Hendrik Jawa.
Kedatangan mereka untuk menuntut hak mereka sebagai korban Badai Seroja. Jika tidak maka mereka akan menyegel pintu Kantor Bupati Kupang.
Namun niat itu kandas. Mengapa? Karena mereka dihadang demonstran tandingan yang berdiri di depan pintu masuk kantor Kabupaten Kupang.
“Kantor Bupati Kupang tempat pelayanan umum. Kami juga masyarakat kabupaten Kupang. Kami tidak setuju Kantor Bupati disegel”, ujar Koordinator Umum, Forum Masyarakat Peduli Kabupaten Kupang,
Femris Selan dalam orasinya.
Menurut Femris, pihaknya tidak setuju dengan narasi provokatif yang dibangun Ketua LP2TRI Hendrik Jawa.
“Narasi di medsos yang memprovokasi.
Hendrik Jawa tidak muncul. Di mana, dia. Jangan dia sembunyi. Suka provokasi, tipu. Polisi tolong amankan Hendrik Jawa karena demo tidak punya izin tapi bawa masa aksi di sini”, teriak Femris.
“Dia tidak datang di sini. Jangan terlantarkan masyarakat. Polisi tolong amamkan Hendrik Jawa, sebagai koordinator aksi. Mari di sini kita bicara. Kami tidak dalam rangka bela pemerintah. Kami lihat banyak hal yang terhambat. Mengganggu aktivitas pelayanan”, tambah dia.
Tidak rela pemerintah dihina.
Semuel Oematan Koordinator lapangan aksi demo Forum Masyarakat Peduli Kabupaten Kupang menambahkan, sebagai masyarakat yang cinta damai tidak setuju pemerintah dihina.
“Upaya kami untuk cut terhadap apa yang dimainkan Hendrik Jawa. Masyarakat butuh perhatian pemerintah. Tapi dihambat oleh Hendrik Jawa. Kami tegas tolak siapapun yg akan menyegel kantor Bupati Kupang. Bagaimana mau capai, Kabupaten Kupang emas jika selalu dihambat”, teriak Semy disambut massa aksi dari pihak korban badai Seroja.
Beberapa ibu dan bapa yang hadir tidak mau kalah menghadapi tekanan dari massa aksi tandingan.
Mereka berteriak dan sesekali coba melempar dengan apa yang ada di tangan.
Hendrik Jawa yang berada di Loby lantai II Kantor Bupati Kupang tidak merespons teriakan Femris dan Semuel Oematan.
Pada akhir orasi Koordinator umum Forum Peduli Kabupaten Kupang menyerahkan pernyataan sikap.
PERNYATAAN SIKAP.
Kami yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Kabupaten Kupang dengan ini menyatakan sikap tegas berkaitan dengan aksi – aksi yang direncankan dan rancang oleh oknum – oknum tidak bertanggungjawab yang mendompleng Korban Bencana Seroja.
1. Bahwa kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak mudah terpancing atau
terprovokasi oleh hasutan dan ajakan untuk melakukan aksi yang dapat merugikan diri
sendiri maupun keluarga.
2. Bahwa segala bentuk isu dan provokasi yang dilakukan secara terstruktur, sistematis
dan masif hanya akan menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Oleh karena itu kami mengutuk keras setiap hasutan yang dilakukan oleh pihak manapun dengan tujuan ingin memecah belah persatuan dan kesatuan.
3. Bahwa Daerah Kabupaten Kupang seluruhnya sedang dalam keadaan kondusif, damai dan bersahaja. Oleh karena itu kami mengutuk keras setiap upaya yang dilakukan oleh oknum – oknum tertentu yang hendak memecah belah persatuan, kekerabatan hanya demi kepentimngan tertettu.
4. Bahwa Kabupaten Kupang saat ini dibawah Kendali Bupati dan Wakil Bupati Kupang sedang bergerak dengan sejumlah terobosan untuk membangun baik secara fisik maupun non fisik. Dan oleh karena itu kami mengutuk keras setiap aksi yang dilakukan oleh mereka yang hanya ingin mencari keuntungan pribadi, memperkaya diri denggan mendompleng isu – isu tidak benar.
5. Bahwa kami merasa Kekerabatan, kekelurgaan dari seluruh elemen masyarakat tidak boleh dirusak oleh ulah oknum – oknum tertentu yang hendak memecah belah
masyarakat seraya berharap agar pemerintah tidak fokus lagi membangun tetapi hanya menghabiskan waktu untuk meladeni aksi – aksi yang tidak berdasar dan provokatif.
6. Bahwa kami dengan hati yang tulus serta dilandasi oleh semangat persatuan,
mendukung penuh Bupati dan Wakil Bupati Kupang yang sedang gencar-gencarnya
berinovasi dengan terobosan baru demi membangun daerah. Maka dengan tegas kami menolak segala bentuk aksi tidak terpuji yang hendak melakukan penyegelan terhadap Kantor Bupati Kupang sebagai simbol pemerintahan yang sah.
7. Bahwa kami mendukung dan juga mengimbau kepada aparat Polres Kupang untuk segera bertindak tegas dan tidak membiarkan segala bentuk narasi – narasi provokatif oleh oknum tertentu diberbagai platform Media Sosial terus berlanjut dengan tujuan memancing opini publik agar membenci pemerintah daerah.
8. Bahwa kami akan terus mengawal setiap program pembangunan yang sedang dan akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah menuju tercapainya visi besar menuju Kabupaten Kupang Emas. (Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




