KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Sebuah acara literasi bertajuk Pena Pati Herin: Jurnalisme untuk Kemanusiaan akan digelar di Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang pada pertengahan Oktober 2025.
Acara ini dikemas dalam bentuk galeri foto jurnalistik sekaligus peluncuran buku di Aula Hendrikus, Gedung Rektorat Unwira, Jalan Sanjuan, Penfui, Kupang.
Kegiatan ini diinisiasi komunitas Pena Pati Herin dengan dukungan sejumlah lembaga literasi, seperti Buku Bagi NTT dan Forum TBM Nusa Tenggara Timur.
Rangkaian acaranya meliputi galeri foto, bedah dan peluncuran buku, donasi buku, bincang kisah inspiratif, hingga hiburan.
Beberapa karya yang akan diperkenalkan kepada publik antara lain buku Deadline, Lompat Kapal ke Amerika, serta dokumentasi perjalanan jurnalistik yang menyoroti kisah-kisah kemanusiaan.
Pemilik acara sekaligus jurnalis Kompas, Frans Pati Herin, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari pengalaman panjangnya sebagai wartawan yang sering bersentuhan dengan persoalan kemanusiaan.
“Lewat foto dan tulisan, saya ingin menunjukkan sisi lain dari jurnalisme. Bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga mengetuk hati orang untuk peduli dan tergerak membantu sesama,” ujar Frans saat ditemui di kediamannya Minggu, (21/9/25).
Ia menambahkan, acara ini juga menjadi refleksi perjalanan jurnalistiknya selama 12 tahun terakhir.
“Jurnalisme bagi saya adalah kerja kemanusiaan. Memotret fakta, mengupas angka, memberi makna, dan memuliakan manusia. Karena itu, setiap karya jurnalistik seharusnya berakar pada keberpihakan terhadap kemanusiaan,” tegasnya.
Kegiatan ini digelar dalam rangka program layanan karier Kantor Kerja Sama dan Pusat Karier Unwira. Melalui program ini, Unwira tidak hanya memfasilitasi mahasiswa mempersiapkan karier, tetapi juga menghadirkan alumni yang bisa berbagi kisah inspiratif dari pengalaman nyata di dunia kerja.
Frans Pati Herin, yang juga alumni Unwira, menjadi contoh nyata bagaimana lulusan kampus tersebut dapat memberikan kontribusi dengan menghadirkan inspirasi sekaligus menyalakan semangat generasi berikutnya.
“Saya berharap pengalaman saya bisa memberi perspektif baru bagi mahasiswa dan generasi muda. Apa pun bidang kerja kita, penting untuk tetap setia pada nilai-nilai kemanusiaan. Itulah yang membuat profesi kita bermakna,” tambahnya.
Acara ini terbuka untuk umum dan gratis. Panitia menargetkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, dosen, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada dunia literasi dan jurnalisme.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak Rosa (081236852097) atau Paskal (089519925448).
(Goe).Com – Sebuah acara literasi bertajuk Pena Pati Herin: Jurnalisme untuk Kemanusiaan akan digelar di Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang pada pertengahan Oktober 2025.
Acara ini dikemas dalam bentuk galeri foto jurnalistik sekaligus peluncuran buku di Aula Hendrikus, Gedung Rektorat Unwira, Jalan Sanjuan, Penfui, Kupang.
Kegiatan ini diinisiasi komunitas Pena Pati Herin dengan dukungan sejumlah lembaga literasi, seperti Buku Bagi NTT dan Forum TBM Nusa Tenggara Timur.
Rangkaian acaranya meliputi galeri foto, bedah dan peluncuran buku, donasi buku, bincang kisah inspiratif, hingga hiburan.
Beberapa karya yang akan diperkenalkan kepada publik antara lain buku Deadline, Lompat Kapal ke Amerika, serta dokumentasi perjalanan jurnalistik yang menyoroti kisah-kisah kemanusiaan.
Pemilik acara sekaligus jurnalis Kompas, Frans Pati Herin, menegaskan, kegiatan ini lahir dari pengalaman panjangnya sebagai wartawan yang sering bersentuhan dengan persoalan kemanusiaan.
“Lewat foto dan tulisan, saya ingin menunjukkan sisi lain dari jurnalisme. Bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga mengetuk hati orang untuk peduli dan tergerak membantu sesama,” ujar Frans saat ditemui di kediamannya Minggu, (22/9-2025).
Ia menambahkan, acara ini juga menjadi refleksi perjalanan jurnalistiknya selama 12 tahun terakhir.
“Jurnalisme bagi saya adalah kerja kemanusiaan. Memotret fakta, mengupas angka, memberi makna, dan memuliakan manusia. Karena itu, setiap karya jurnalistik seharusnya berakar pada keberpihakan terhadap kemanusiaan,” tegasnya.
Kegiatan ini digelar dalam rangka program layanan karier Kantor Kerja Sama dan Pusat Karier Unwira.
Melalui program ini, Unwira tidak hanya memfasilitasi mahasiswa mempersiapkan karier, tetapi juga menghadirkan alumni yang bisa berbagi kisah inspiratif dari pengalaman nyata di dunia kerja.
Frans Pati Herin, yang juga alumni Unwira, menjadi contoh nyata bagaimana lulusan kampus tersebut dapat memberikan kontribusi dengan menghadirkan inspirasi sekaligus menyalakan semangat generasi berikutnya.
“Saya berharap pengalaman saya bisa memberi perspektif baru bagi mahasiswa dan generasi muda. Apa pun bidang kerja kita, penting untuk tetap setia pada nilai-nilai kemanusiaan. Itulah yang membuat profesi kita bermakna,” tambahnya.
Acara ini terbuka untuk umum dan gratis. Panitia menargetkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, dosen. Hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada dunia literasi dan jurnalisme. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak Rosa (081236852097) atau Paskal (089519925448).(Goe).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




