Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Penuh Haru! Pdt. Heni Yanwarini Maahury, Pamit, Pdt. Yunita Elisabeth Abolla, Datang

Pelepasan Pdt. Henry dan penyambutan Pdt. Yunita di Jemaat Efrata Bello.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT –— Suasana haru menyelimuti ibadah perpisahan di Jemaat GMIT Effata Bello, Kota Kupang, Minggu (27/7/2025). Dengan suara terbata-bata dan air mata, Pdt. Heni Yanwarini Maahury, S.Th mohon pamit kepada seluruh warga jemaat yang telah dilayaninya sejak September 2021.

Selama hampir empat tahun, Pdt. Heni menjadi gembala bagi jemaat Effata Bello, mendampingi dalam suka duka pelayanan dan pergumulan iman.

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan, banyak kisah dan pengalaman indah telah dilalui bersama. Namun, ia juga menyadari mungkin ada hal-hal yang belum sempurna dalam pelayanannya.

“Jika ada tutur kata dan sikap yang kurang berkenan selama saya melayani di tempat ini, saya mohon dimaafkan. Semua saya jalani dengan niat untuk melayani Tuhan dan jemaat-Nya,” ujar Pdt. Heni.

Setelah menyelesaikan masa tugasnya di Effata Bello, Pdt. Heni akan mengemban tugas pelayanan baru di GMIT Pondok Pengharapan Neten Neneno, Kelurahan Oepura, Kota Kupang.

Pergantian pelayanan ini sekaligus menandai awal perjalanan baru bagi Pdt. Yunita Elisabeth Abolla, M.Th, yang resmi dilantik sebagai pendeta baru di GMIT Effata Bello.

Pdt. Yunita mengajak jemaat untuk bersama-sama membuka lembaran baru pelayanan.

“Terima kasih kepada jemaat GMIT Talenalain, Manulai Satu, yang telah bersama saya selama ini. Kini, saya percaya pintu pemulihan telah terbuka di Effata Bello. Tuhan telah meninggalkan jejak-Nya di tempat ini, dan saya percaya Ia akan menyertai kita dalam perjalanan pelayanan ini,” tutur Pdt. Yunita.

Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk berjalan bersama dalam semangat persaudaraan dan bertopang pada kasih Kristus.

Prosesi peralihan pelayanan ini menjadi momentum refleksi iman bagi seluruh warga jemaat.
Rasa haru dan doa mengiringi kepergian Pdt. Heni, sekaligus menyambut hangat kehadiran Pdt. Yunita di tengah-tengah keluarga besar GMIT Effata Bello.

Mewakili warga jemaat, tokoh jemaat Bello, Corinus Tuan, menyampaikan, mutasi pendeta merupakan hal penting dan lumrah dalam kehidupan pelayanan.

Namun ia menekankan, perpindahan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan mendesak di wilayah pelayanan GMIT.

“GMIT Pondok Pengharapan selama ini hanya dilayani pendeta sementara karena kekosongan cukup lama. Maka pertimbangan sinode menetapkan Pdt. Heni untuk melayani di sana. Sementara di sini, Effata Bello juga butuh pengganti, sehingga Pdt. Yunita hadir untuk mengisi kekosongan itu,” ujar Corinus.

Ia juga menyampaikan terima kasih mewakili seluruh jemaat kepada Pdt. Heni atas seluruh karya dan pelayanan yang telah diberikan.

“Kami mohon maaf bila selama melayani ada hal-hal yang kurang menyenangkan. Terima kasih untuk dedikasi yang tulus. Dan kepada Pdt. Yunita Abolla, kami ucapkan selamat datang. Mari kita menulis kisah pelayanan yang baru di jemaat ini,” tutupnya. (goe).

  • Bagikan