Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Guru Bela Diri Latih Siswi Kota Kupang, Pemkot Siapkan Program Self Defence

Guru Bela Diri dari salah satu perguruan di Kota Kupang Drs Ambo nampak memberikan bekal pelatihan dasar-dasar pertahanan diri bagi sejumlah siswi SDN Lasiana dan SDI Naimata

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Drs. Ambo, seorang guru bela diri dari salah satu perguruan ternama di Kota Kupang, serius melatih dasar-dasar pertahanan diri kepada sejumlah siswi sekolah dasar dan menengah pertama.

Di balik langkahnya ini, Ambo juga dikenal sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Kegiatan tersebut disebut-sebut sebagai bentuk pengabdian terakhirnya menjelang purnabakti kepada dunia pendidikan di Kota Kupang.

Pelatihan yang dilakukan Ambo menjadi bagian dari persiapan peluncuran program bela diri atau selendang bagi siswa, khususnya perempuan.

Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan segera meluncurkan program tersebut dalam waktu dekat.
Program ini merupakan implementasi dari gagasan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, yang mendorong penguatan perlindungan bagi anak dan perempuan dari berbagai bentuk kekerasan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

“Kita ingin anak-anak perempuan kita tidak hanya cerdas, tapi juga tangguh. Mereka harus memiliki kemampuan dasar untuk melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan dan pelecehan,” ujar Drs Ambo dalam keterangannya (22/7).

Program ini akan menyasar sekolah dasar dan menengah pertama, dengan pelatihan yang dilakukan secara bertahap oleh para pelatih bersertifikat dari berbagai perguruan bela diri di Kota Kupang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang memastikan bahwa pelaksanaan program ini akan dilakukan secara terukur, dengan memperhatikan aspek keamanan, psikologis, serta nilai-nilai edukatif yang terkandung dalam seni bela diri.

“Ini bukan soal menjadikan mereka petarung, tapi tentang membangun kepercayaan diri, keberanian, dan kesadaran akan keselamatan diri,” ujar Drs. Ambo di sela-sela sesi pelatihan Selasa sore.

Peluncuran program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sadar dan mampu menjaga keselamatan dirinya dalam kehidupan sehari-hari. (goe).

  • Bagikan