OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Sangat memprihatinkan. Itulah kesan pertama ketika melihat kondisi bangunan rumah dinas pegawai kecamatan Takari.
Kosongkah ? Tidak !! Meski kondisi rusak berat tetapi masih ada pegawai yang tinggal di dalam.
“Ada 7 buah rumah dinas. 6 terisi (ada yang tinggal-red) satu kosong, kk”, ujar Kasie Trantib Kecamatan Takari Zakarias Molomou kepada media ini, Selasa (4/3/25).
“Ya habis mau tinggal dimana kakak. Ada yang sudah mau rubuh, kakak”, tambah dia.
Menurut dia, 7 rumah dinas pegawai kecamatan itu dibangun sejak Ibrahim Agustinus Medah jadi Bupati.
“Berbahan kayu pada seluruh bagian. Dindingnya bebak. Pintu jendela sudah tidak baik, tapi ya kita nikmati saja kk. Sudah rusak sekitar 15 tahun terakhir”, ujar pria asal Alor ini.
Tidak diusulkan lagi
Beberapa tahun lalu sempat diusulkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) namun tidak pernah lolos.
“Kita usul terus tetapi kena refocusing. Tidak, pernah lolos. Dianggap, tidak penting. Jadi kita, tidak usul lagi”, terang dia.
Zakarias Molomou mengaku setiap hari dia pergi pulang Kupang (Kota Kupang) kecuali piket malam.
” Ya karena kondisi rumah dinas begini ini”, ucap dia.

Dia berharap, ada perhatian dari pemerintahan sekarang.
“Pj. Bupati Alesan Lumba sudah lihat keadaan ini. Tapi kan masa kerja beliau sangat singkat. Bukan hanya di Takari kk. Semua kecamatan di Kabupaten Kupang mengalami keadaan begini”, sesal dia.
“Kita doakan ada perhatian dari bapa Yos dan ibu Aurum untuk memperbaiki rumah dinas kami”, pungkas dia. (Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




