Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Malam Kudus Vos Paterna Menggema Dari Pinggiran Kota Kupang

Koor Vox Paterna

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Tidak seperti perayaan Malam Natal di gereja-gereja yang bangunannya besar dan megah, situasi berbeda terasa di Kapela St. Yosep Naioni. Perayaan Malam Natal 24 Desember 2024 bagi umat di Kapela Santo Yosep Naioni Kecamatan Alak Paroki Santa Familia Sikumana Keuskupan Agung Kupang sungguh meriah. Malam Kudus Vox Paterna menggema dari pinggiran kota Kupang.

Meskipun berlangsung dalam susana kesederhanaan, namun perayaan Malam Natal di salah satu daerah pinggiran Kota Kupang NTT itu berlangsung penuh hikmat.

Dalam suasana serba terbatas karena Bagunan fisik gereja yang kecil dan amat sederhana, karena meski beratap seng, lantai semen namun dinding setengah tembok dan di bagian atas tembok di alas menggunakan bebak dan sebagian bahan triplek, berukuran 8X12 meter persegi tak mampu menampung jumlah umat yang hampir mencapai 80an Kepala Keluarga, akibatnya banyak umat duduk di luar hingga ke jalan.

Meskipun demikian, sebagaimana pantauan media ini, nampak perayaan malam Natal berlangsung kusuk dipimpin Pater Berto, OCD dari Biara OCD San Juan Penfui Kupang, diiringi koor Vox Paterna.
Koor ini merupakan kelompok bapak-bapak dari Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua berjumlah belasan orang.

Lantuman suara Vos Paterna Pimpinan Marthin B Tokan menjadikan suasana yang tadinya sederhana itu menjadi lebih meriah tatkala lagu pembukaan mengema memecah suasana gelap di Malam Kudus mengirin pemberkatan kandang Natal.

Perayaan Malam Natal di salah satu Kapela pinggiran Kota Kupang itu dimulai pukul 19.00 wita dan baru berakhir sekira pukul 20,30 wita.

Maknai kelahiran Yesus di kandang Betlehem

Pater Berto, OCD dalam homili Malam Natal saat itu mengajak seluruh Umat Kapela Naioni merefleksikan makna kelahiran Yesus Kristus yang penuh keterbatasan dan kesederhanaan di kandang ternak. Bahwa dalam keseharian hidup manusia tidak perlu yang mewah atau megah sebagaimana mana perayaan Malam Natal di Naioni yang meski sederhana namun penuh hikmat

“Mari kita belajar dari kesederhaan bayi Natal di Kandang Betlehem penuh kesederhanaan tetapi hendaknya tidak mengurangi niat umat Naioni untuk merayakan penuh hikmat seperti malam ini. Begitu pula hendaknya dalam kehidupan keseharian kita jangan dipenuhi dengan segala kemewahan dunia, yang mengakibatkan, hubungan manusia dengan Tuhan menjadi terputus,” ajak Pater Berto.

Sementara pesan Natal Ketua Kapela Naioni Kristian Goran, Mengajak umat Naioni bersama bergandengan tangan untuk satu hati membangun iman umat juga membangun fisik bangunan kapela Santo Yosep Naioni. (goe)

  • Bagikan