ATAMBUA, FLOBAMORA-SPOT — Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Hartono, S.I.P bersama Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, S.E., M.M, meresmikan pembangunan Tugu Infanteri yang berlokasi di bukit Fulan Fehan JL. Loro Lamaknen Desa Dirun Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu, Kamis (19/12/2024). Tugu Infanteri ini selain sebagai obyek wisata juga akan digunakan sebagai tempat kebanggaan bagi Korps Infanteri dalam membangun dan memupuk jiwa korsa yang sejak dulu terpelihara. Seperti kegiatan kegiatan Tradisi Korp Infanteri dan kegiatan renungan malam ataupun kegiatan lainnya yang berkaitan dengan kegiatan infanteri ini pertamakalinya kita buat Tugu Infanteri. “Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami”,
Demikian sambutan Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, S.E., M.M., sebelum pemotongan pita oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Hartono, S.I.P.,beserta Wakil Ketua Persit KCK PD IX/Udayana.
Lebih lanjut Komandan Korem mengatakan, tempat ini, sebagai lokasi tujuan Wisata. “Para pengunjung dapat menikmati pesona keindahan alam mungkin sebagian belum tau tapi tempat ini sangat indah semoga apa yang kita buat hari ini bisa bermanfaat. Hari ini juga kita akan memperingati HUT ke-76 Infanteri dan ini pertamakali diadakan di sini diketianggian Bukit Fulan Fehan ini sejarah bagi Korps Infanteri”, kata Danrem.
Pemilihan tempat dan lokasi dibangunnya Tugu Infanteri di tempat ini, selain posisi di ketinggian juga sangat strategis dan cukup luas untuk menampung prajurit -prajurit infanteri dalam melakukan suatu kegiatan.
Proses pembangunan Tugu Infanteri ini dilakukan oleh Anggota organik Kodim 1605/Belu atas perintah Komandan Korem 161/Wira Sakti sebagai sejarah baru bagi Korps Infantreri di bukit Fulan Fehan. Pelaksanaan pembagunannya diawasi oleh Komandan Kodim 1605/Belu.
“Dengan jiwa korsa yang tinggi diharapkan dapat meningkatkan mental keprajuritan seperti tertuang dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit maupun 8 Wajib TNI serta mampu menciptakan rasa kekeluargaan yang didasari saling asah, asih dan asuh diantara personel TNI dan mampu membangkitkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Danrem.
Bukit Fulan Fehan, terletak di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki sejarah dan keunikan tersendiri.
Bukit Fulan Fehan merupakan situs sejarah dan budaya masyarakat Belu. Bukit ini merupakan tempat peristirahatan terakhir Raja Belu Pada masa kolonial Belanda, bukit ini digunakan sebagai pos pengawasan.
Tampak hadir Kasdam IX/Udayana, Danrem 161/Wira Sakti, Wakil Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, Kasrem 161/Wira Sakti, Para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti, Danbrigif 21 Komodo, seluruh Dandin jajaran Korem 161/Wira Sakti, Para Komandan Satuan baik Satuan Tempur maupun Banpur ikut menyaksikan peresmian Tugu Infanteri Yudha Wastu Pramuka( YWP) Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami. (Penrem).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




