Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dua Sopir Berselisih Soal Tarif, Polsek Takari Masuk Beri Solusi

Kapolsek Takari Iptu Viktor sedang memediasi dua sopir angkot yang berselisih paham soal tarif.

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Dua pengemudi mobil Pick Up jurusan Takari-Lelogama bertikai kaŕena masalah tarif angkutan penumpang.

Kedua pengemudi tersebut bernama Gabriel Watti Hege warga Kelurahan Takari Kecamatan Takari dan Tordi Klali warga Kelurahah Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang.

 

Polsek Takari yang menyaksikan pertikaian tersebut di Media sosial tidak tinggal diam, tetapi mengambil langkah persuasif.

 

Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K.,M.H  melalui Kapolsek Takari Iptu Victor Arianto Nenotek membenarkan adanya mediasi tersebut yang berlangsung diruang SPKT Polsek Takari Jalan Timor Raya kilometer 71.

“Ya, kami sudah pertemukan dua pengemudi mobil pick up yang berselisih tersebut dan mereka sudah saling memaafkan satu sama lain, ” terangnya.

Untuk diketahui bahwa perselisihan dua pengemudi pick up tersebut sempat viral dimedia sosial instgram  dengan pemilik akun ntt.update
pada hari Senin (27/5) lalu dengan caption Ampun kakz nakal takari!!!

Postingan dalam Instagram tersebut sempat membuat resah warga Lelogama yang hendak ke Takari maupun sebaliknya.

Namun semuanya telah aman setelah pihak kepolisian dari Polsek Takari mendatangi lokasi kejadian menenangkan kedua belah pihak hingga hari ini dilakukan mediasi terhadap kedua pengemudi tersebut di Polsek Takari.

Rifel Oemanu selaku pembuat video dan yang memposting ke grup WA khusus Bonmuti dengan Caption ” Sekarang su bapajak di takari ” juga telah dipanggil polisi dan mengakui kesalahan yang dibuatnya serta berjanji bersama-sama siap menjaga hubungan baik diantara mereka.

 

“Kami sudah lakukan mediasi dan keduanya dibuatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya serta sama-sama menjaga kamtibmas diwilayah Takari dan Amfoang Selatan, ” tutupnya. (Ss).

  • Bagikan