Corona Lahirkan Inovasi Baru Dalam Pelaksanaan Aktivitas Pemerintahan

0 113

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Coronavirus diseas 2019 (Covid-19) telah melahirkan inovasi baru dalam setiap aktivitas di Pemerintahan.

Pemerintah di setiap momentum pelaksanaan tugas memilih cara – cara yang dapat menghindarkan  peserta dari virus itu dengan memanfaatkan teknologi video conference. Tak ketinggalan Kabupaten Kupang. Dalam Musrenbang yang digelar (Kamis (16/4/20) Pemerintah melakukan secara online dari Aula Kantor Bupati Kupang dan disiarkan secara langsung oleh Radio Suara Kabupaten Kupang (RSKK).

“Forum Musrenbang tahun 2020 dilakukan dengan cara yang berbeda yakni dengan teknologi video conference demi mengatasi penyebaran covid 19 yang saat ini sedang melanda dunia bahkan terjadi di Indonesia”, kata Bupati Kupang Korinus Masneno dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut.

Korinus menjelaskannya bahwa perencanaan pembangunan menuntut semua pihak untuk peka dan responsif terhadap dinamika dan kebutuhan yang berkembang ditengah-tengah masyarakat serta mampu menjawab berbagai tantangan global seperti perubahan iklim, perang dagang, wabah penyakit (khususnya pandemic covid-19 yang sedang dihadapi  bersama).

“Hal penting yang perlu untuk dibenahi kedepan yakni persoalan kemiskinan yang masih menjadi masalah klasik untuk dipecahkan di Kabupaten Kupang.

“Secara proporsi satu dari empat penduduk kabupaten Kupang merupakan penduduk miskin dalam kurun waktu 2015-2019. Selain itu angka stunting juga masih tinggi yaitu 3 dari 10 balita sehingga daya ungkit penurunan angka kemiskinan dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kupang perlu untuk ditingkatkan melalui kerjasama dan integrasi lintas sektor. Melalui Musrenbang ini sehingga saya berharap menjadi titik tolak dan momentum bagi terciptanya kesejahteraan masyarakat dan lingkungan yang lebih baik”, katanya.

 

Pada kesempatan itu Korinus kembali menjelaskan, tentang program Revolusi 5 P yakni membangun secara revolusioner dalam bidang Pertanian, Peternakan, Perkebunan, Perikanan dan Pariwisata menjadi lokomotif membangun Kabupaten Kupang yang lebih baik dan sejahtera.

“Hal ini sesuai dengan potensi dan kondisi yang dimiliki masyarakat Kabupaten Kupang untuk mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera”, ujarnya.

Terkait dengan strategi pembangunan dirinya berharap agar pembangunan daerah dilaksanakan secara holistik komperehensif, pembangunan SDM  berbasis pada peningkatan kemandirian, pengentasan kemiskinan, penurunan angka stunting dan peningkatan pendapatan daerah harus menjadi roh pembangunan daerah.

“Musrenbang ini adalah milik kita bersama, milik masyarakat kabupaten Kupang dan menjadi harapan untuk merajut masa depan yang lebih baik. saya harap dukungan dan kontribusi semua pihak dalam mendukung kemajuan Kabupaten Kupang bersama-sama,” Pesan Bupati Korinus Masneno.

Kepada DPRD sebagai mitra kerja, Masneno harapkan sumbangsih pikiran, kerjasama dalam membangun Kabupaten Kupang.

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Daniel Taimenas dalam sambutannya menyatakan apresiasi atas pelaksanaan Musrenbangkab dan mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan membangun Kabupaten Kupang yang lebih baik. Dijelaskan bahwa DPRD Kabupaten Kupang bersama Pemerintah Kabupaten Kupang berkerjasama dan bergandengan tangan dalam membangun Kabupaten Kupang.

“Melalui reses dan pertemuan dengan masyarakat dihasilkan pokok pikiran DPRD yang merupakan kebutuhan dan aspirasi masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian bersama sehingga pelayanan pembangunan kepada masyarakat dapat berjalan secara baik”, kata Taimenas.

Pemerintah Provinsi NTT dalam paparannya yang disampaikan oleh Kabid Sosial dan Budaya Bapelitbangda Provinsi NTT Jhony Ataupah mengharapkan adanya kolaborasi positif baik Pemrov dan Kabupaten Kupang dalam membangun masyarakat menuju maju dan sejahtera.

Dijelaskannya pada tahun-tahun mendatang dalam kegiatan tingkat NTT akan lebih memanfaatkan media video conference sehingga mengefektifkan waktu dan menghemat biaya untuk lebih didorong pada kegiatan pembangunan masyarakat. Terkait persoalan kemiskinan dan stunting jelas Ataupah perlu segera diatasi dengan seksama dan menerapkan strategi penangulangan yang baik, terarah dan tepat sasaran.

Dalam menunjang pembangunan di Kabupaten Kupang perlu dukungan spesifik terhadap lokasi yang belum terintervensi Pemerintah provinsi.

“Sebagai contoh pada pada tahun 2021 Pemprov NTT akan mengalokasikan jalan sepanjang 108,26 Km di Kabupaten Kupang. Melalui forum ini diharapkan pembangunan dapat dijalankan secara baik, berkelanjutan dan terarah dengan memperhatikan daya dukung lingkungan dan ekosistem”, pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri  oleh Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe dan turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Kupang Daniel Taimenas, Waket DPRD Kab. Kupang Sofia Malelak De Haan dan Yohanis Mase. Ditempat terpisah kegiatan Musrenbang ini diikuti oleh Pimpinan OPD, Para Camat, LSM dan stekholder terkait dari kantor masing-masing sehingga kegiatan dapat tetap berjalan secara baik. (Humas/Sintus)