Stok ARV Krisis, ODHA Menjerit

0 931

 JAKARTA, FLOBAMORA-SPOT.COM – Stok obat ARV bagi pengidap HIV dan AIDS kembali tgerjadi. Kondisi ini membuat Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) menjerit. Hal ini memicu gabungan lebih dari 70 LSM dari seluruh Indonesia berteriak dan mengirimkan surat kepada Menteri Kesehatan dokter Terawan Agus Putranto, untuk segera mengambil langkah emergensi guna memastikan ODHA tidak putus pengobatan. Ini adalah kejadian kesekian kalinya dimana stok obat ARV di layanan terputus dan memaksa ODHA berganti obat bahkan putus pengobatan.

“Kesehatan adalah hak dan kebutuhanan yang paling mendasar bagi setiap manusia. ODHA juga merupakan warga negara yang haknya wajib dipenuhi dan dilindungi oleh negara. Dan ketika isu kesehatan serta obat dijadikan komoditas, maka hak dan kebutuhan ODHA akan menjadi terancam. Kejadian stock-out ini bukan yang pertama kali terjadi. Ini bukti ketidakseriusan pemerintah dalam melindungi warganya”, Tegas Aditia Taslim, Direktur LSM Rumah Cemara, Bandung sebagaimana tertuang dalam rilis yang diterima media ini Rabu (4/3/20).

Berdasarkan catatan dari LSM Indonesia AIDS Coalition, kejadian krisis stok obat ini sudah terjadi beberapa kali dalam dua tahun terakhir tanpa ada solusi kongkrit dari Kementerian Kesehatan. Dana APBN yang sudah dialokasikan guna pembelian obat ARV ini tidak bisa dieksekusi dikarenakan sistem dan mekanisme pengadaan obat ini tidak efisien.

“ARV adalah nyawa bagi saya. Dengan krisis stok saat ini, nyawa saya terancam. Kondisi ini tidak seperti yang selalu dijanjikan pemerintah terkait stok. Jujur situasi ini membuat saya takut ! Ketakutan saya adalah siapa yang akan menjamin kehidupan anak saya jika saya mati. ARV buat saya adalah harga mati” tandas Baby Rivona, Koordinator Nasional Ikatan Perempuan Positif Indonesia.

Situasi kosongnya stok obat ARV kali ini bahkan terjadi juga di beberapa rumah sakit di Jakarta. Wahyu Khresna dari Yayasan Kharisma menegaskan, ODHA bukan hanya sekedar angka yang ahurs dikejar. “ODHA adalah warga negara yang harus dipenuhi kebutuhan dasarnya oleh negara dan kebutuhan yang sangat mendasar bagi  ODHA dalah obat ARV dimana saat ini terjadi banyak kekosongan di beberapa wilayah.

Khresna menambahkan, ketika negara lalai dengan warganya maka perlu adanya sikap revolusioner untuk membantu negara dalam memenuhi kebutuhan warganya.

Jaringan Indonesia Positif (JIP), sebuah jaringan nasionaldari ODHA yang mewadahi ODHA di seluruh Indonesia sangat mengecam situasi ini. Menurut JIP Situasi ini membahayakan kesehatan orang yang hidup dengan HIV, merusak upaya untuk menghentikan epidemi dan mendiskreditkan upaya mengoptimalkan proses pengadaan obat-obatan esensial khususnya ARV.

JIP mendesak semua pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Lembaga PBB (UNAIDS, WHO, UNDP, UNICEF, UNFPA), perusahaan farmasi, dan organisasi masyarakat untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah ini jika diperlukan, mengupayakan opsi pasokan mendesak obat-obatan sebagai bantuan kemanusiaan juga harus digunakan.

 

Daftar Kabupaten/Kota dengansituasi Stok ARVTerbatasdanKosong

Update per 27 Februari

 

No Kab/Kota Nama Layanan Jenis ARV Keterangan
1 Kota Depok, Jawa Barat 1.        RS Sentra Medika dan RSUD Kota Depok

2.       RS Sentra Medika dan RSUD Kota Depok

3.       RSUD Kota Depok

 

1.        Truvada kosong

2.       Evafiren 200mg kosong

3.       Tenofovir kosong

 
2 Kota Jakarta Selatan, DKI   1.        Tenofovir dan Emtricitabin (kosong)

2.       rejimen EVAFIRENZ terbatas (ekspired date Juni 2020)

 

 
3 Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara   1.        Tenofovir kosong

2.       Efavirenz terbatas (exp date Nov 2020)

3.       Lamivudinterbatas(exp date Agustus 2020)

 

 
4 Kota Malang, JawaTimur 1.       RS Saiful Anwar

 

1.       Ritonavir/lopinavir kosong

2.       Efavirenz Kosong

 
5 Kota Bogor, Jawa Barat   1.       Truvada kosong

2.       Evafirenz expired bulanJuni 2020

 

 
6 Kota Bekasi, Jawa Barat 1.        1.RSUD atau RS.dr.chasbullah Abdul Madjid .

2.       RS Elisabeth

3.       RS Ananda

 

1.        Truvada kosong,fdc terbatas dengan masa expired date Januari 2021.

2.       TLE dan FDC Kosong

3.       Tenofovir kosong, Duviral terbatas

 
7 Jakarta Utara   1.        Truvada  
8 Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau   1.        Truvada kosong

2.       Efavirens kosong

3.       Tenofovir kosong

4.      Lamivudin kosong

5.       Neviral kosong

6.      Duviral kosong

7.       FDC kosong

 
9 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur   1.        Efavirens kosong

2.       Tenofovir kosong

Stock-out sudahterjadisejakbulanDesember di Kab. Manggarai. SementarapasienmendapatpenggantidenganNefarapine, atau 2 kombinasilain. Namun, pasienmengeluhkarenaefeksampingberat.
10 Kota Jogya   Truvada kosong  
11 Kota Jakarta Pusat   TDF+FTC (Truvada) Kosong di semua layanan

 

 
12 Kota Surabaya, Jawa Timur RSUP Sutomo Truvada kosong

 

 
13 Kota Sorong, Papua Barat   Tenofovir Terbatas  
14 Padang, Sumatera Barat   Tenofovir kosong

Atripla kosong

Keterlambatanpengiriman stock ARV di bulanJanuari. Rejimenobatdigantiduviral+efaviratauduviral+nevirapine.

 

Rejimen Tenofovir danAtriplakosong.