Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

dr. Lily: Keluarga Pasien Jangan Asal Komplain


KUPANG, flobamora-spot.com – Direktur RSUD SK. Lerik dr, Lily Marsiana Halek angkat bicara soal complain yang disampaikan keluarga Pasien atas nama Yorry Ridho pada Minggu (15/9/2019). Menurut dia, Keluarga Pasien jangan asal complain tetapi harus diserta Identitas pasien dan waktu pelayanan yang jelas.

Komplain jangan asal, tetapi harus diserta identitas Pasien dan waktu kejadian

“Komplain yang disampaikan itu susah ditindaklanjuti karena tidak ada nama pasien dan waktu kejadian. Kedua, ini kan berdasarkan informasi dari pelayanan betul dan tidak kan kita tidak tau karena waktu kejadian kita tidak ada. Juga tidak disampaikan kepada kami setelah berada di Rumah sakit lain baru komplain bagaimana kami tindak lanjuti. Tidak jelas kan”, kata Lily.

Menurut dia, complain boleh saja asal disampaikan langsung ke menejemen. “Jangan dibawa ke media yang tidak resmi”, tegas Wanita asal Belu ini.

Ia mengatakan, sesuai informasi yang ia dapat, saat yang bersangkutan datang ke IGD pasien membludak sehingga perlu prioritas dalam penanganan pasien.

“Dalam kondisi full pasien, kita memainkan prioritas. Di dalam skala prioritas itu di IGD ada 4 warna pasien yakni, Hijau, Kuning, Merah dan Hitam. Hitam itu mati. Yang didahulukan berarti yang kuning dan merah sehingga tidak hitam. Sedangkan yang hijau pasti belakangan”, urainya.

Menurut dia, yang menjadi soal adalah ketidaktahuan masyarakat terhadap system kerja di Rumah Sakit.

“Masyarakat ini kan tidak tau, kalo pasien itu datang berarti dia sakit dan membutuhkan pelayanan. Cuman emergency versi pasien dan emergency versi medis itu beda. Dalam penilaian kita masih ada yang lebih emergency jadi kita dahulukan yang emergency sambil pasien itu karena masih hijau diminta mendaftar ke loket. Na setelah itu tidak balik lagi sehingga kita mau tindaklanjuti seperti apa”, jelasnya.

Ia berjanji akan melakukan siosialisasi kepada masyarakat sehingga bisa diketahui penerapan system pelayanan berdasarkan warna pasien di IGD. “Kita minta media juga ikut menginformasikan hal ini kepada masyarakat”, pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya Yorry Ridho membeberkan system kerja Rumah Sakit SK Lerik di Group Forum Kota Kupang, karena menelantarkan ibunya yang datang diantar dua adiknya, karena mengalami sakit perut semalaman. Saat berada di IGD Rumah Sakit, ia disuruh ke Loket untuk mendaftar, saat di Loket ia disuruh kembali ke IGD. Kondisi ini membuat ibunya tidak tahan sehingga langsung pulang bersama kedua adiknya dan menuju RumahSakit Titus Ully.  (Sintus)

  • Bagikan