Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Jejak Pendudukan Jepang di Nunbaun Delha Kembali Didata, Bukti Sejarah Perang di Pesisir Kupang

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Upaya pelestarian dan pendokumentasian situs-situs bersejarah di Kota Kupang terus dilakukan.

Rabu (28/1/2026), Tim Pendata Situs Budaya dari Dinas P dan K Kota Kupang melakukan pemantauan sekaligus pendataan terhadap sejumlah peninggalan Jepang di Kelurahan Nunbaun Delha.

Tim yang dipimpin Kepala Bidang Kebudayaan, Serlin Marlis Tiro, S.STP, meninjau langsung lokasi lubang peninggalan Jepang yang berada di RT 13 RW 02.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, lubang tersebut dipastikan merupakan gua persembunyian tentara Jepang pada masa pendudukan di wilayah Timor, khususnya Kupang, yang kala itu memiliki posisi strategis dalam peta pertahanan kawasan timur Indonesia.

Tak hanya itu, tim juga mendata sebuah gua pertahanan Jepang lainnya yang berada di kawasan pesisir Nunbaun Delha, tepatnya di belakang rumah keluarga Dira Tome.

Gua ini memiliki nilai historis yang tinggi karena di depan bibir gua masih tersimpan peralatan perang mesin berat berupa meriam peninggalan Jepang yang hingga kini tetap menghadap ke arah laut.

Posisi meriam tersebut menguatkan dugaan bahwa gua ini difungsikan sebagai bagian dari sistem pertahanan pantai untuk mengantisipasi serangan dari arah laut.

Keberadaan gua-gua pertahanan dan perlengkapan perang ini menjadi saksi bisu sejarah kelam masa pendudukan Jepang di Timor Kupang. Sekaligus memperlihatkan betapa wilayah pesisir Nunbaun Delha pernah menjadi titik penting dalam strategi militer pada masa Perang Dunia II.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menegaskan, pendataan ini merupakan langkah awal menuju upaya perlindungan dan pelestarian situs budaya agar tidak rusak, hilang, atau tergerus oleh aktivitas pembangunan.

Selain sebagai warisan sejarah, situs-situs ini juga berpotensi dikembangkan sebagai sumber edukasi dan wisata sejarah bagi generasi muda, sehingga ingatan kolektif tentang perjalanan sejarah daerah tetap terjaga dan diwariskan dari masa ke masa. (goe).

  • Bagikan