Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sambut Natal, Umat Stasi Bello Gotong – Royong Tata Panggung Ekspresi Kapela

Aktifitas penataan ruang belakang stasi St. Agustinus Bello oleh Umat.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Semangat kebersamaan dan gotong – royong ditunjukkan umat Kapela Santo Agustinus Bello. Umat melakukan kegiatan penataan panggung ekspresi di area belakang kapela, Sabtu sore (13/12/2025).

Kegiatan ini melibatkan umat dari KUB Santa Maria Virgo dan KUB Santo Benedicto yang secara sukarela bergotong – royong memperbaiki dan menata lahan.

Dengan peralatan sederhana, umat bersama-sama meratakan tanah, menyusun batu, serta membersihkan area yang ke depan akan difungsikan sebagai ruang ekspresi bagi Orang Muda Katolik (OMK), SEKAMI, dan berbagai kegiatan kebersamaan umat.

Penataan tersebut dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan fasilitas kapela.

Panitia Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tampak aktif mengoordinasikan kegiatan tersebut.

Area yang sebelumnya tidak tertata kini mulai dibentuk menjadi panggung terbuka yang lebih rapi, aman, dan nyaman.

Keberadaan pepohonan di sekitar lokasi turut menghadirkan suasana alami dan sejuk, sehingga mendukung kenyamanan ruang aktivitas umat.

Ketua Stasi Santo Agustinus Bello, Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua, Donatus Yoseph Manehat, mengatakan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembenahan fisik, tetapi juga pada penguatan nilai kebersamaan.

“Penataan panggung ekspresi ini merupakan wujud nyata solidaritas umat. Melalui kerja bakti seperti ini, kami ingin menegaskan bahwa gereja bukan hanya tempat ibadah. Tetapi juga ruang hidup bersama yang dibangun dengan cinta, kerja keras, dan semangat persaudaraan,” ujarnya di sela kegiatan.

Sementara itu, pengurus Sekami Bello, Patrisia Herin, mengapresiasi inisiatif seluruh pengurus stasi dan umat yang memberi perhatian khusus pada kebutuhan kaum muda dan anak-anak.

“Kami bangga karena tempat ini dipersiapkan sebagai ruang ekspresi dan pengembangan bakat, terutama bagi anak-anak dan kaum muda. Ini menjadi bukti bahwa gereja hadir dan peduli terhadap generasi penerus,” katanya.

Ke depan, panggung ekspresi Kapela Santo Agustinus diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai wadah kreativitas. Juga sarana komunikasi umat, serta penunjang berbagai kegiatan rohani, sosial, dan kemasyarakatan di lingkungan Stasi Bello. (goe).

  • Bagikan