OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Institut Agama Kristen Negri (IAKN) Kupang menggelar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi).
Kegiatan kerohanian itu berlangsung selama 3 hari sejak 11–13 November 2025 di aula Eltari Kupang.
Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan apresiasi tinggi kepada IAKN Kupang atas terselenggaranya kegiatan rohani dan seni tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Kupang memberikan dukungan sebesar-besarnya kepada IAKN karena kegiatan seperti ini menjadi wadah luar biasa untuk memuji Tuhan. Dan mempererat kebersamaan umat,” ujar dia saat membuka kegiatan itu Rabu (12/11/25).
Bupati Yosef menegaskan, ajang Pesparawi ini bukan sekadar perlombaan, melainkan bentuk nyata pengabdian dan persiapan terbaik untuk memuliakan Tuhan.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kupang telah berkomitmen menjadikan pekan seni dan paduan suara sebagai bagian dari visi dan misi daerah, serta akan menggelarnya tiap tahun.
“Kami bersyukur karena dalam struktur Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah Kabupaten Kupang juga terdapat pengurus yang berasal dari IAKN Kupang, sehingga ini perlu kolaborasi untuk terus diperkuat,” tambahnya.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dalam berkarya.
“Kita harus maju bersama agar setiap tanggung jawab yang kita emban dapat menghasilkan karya yang lebih baik. Kami percaya bahwa ke depan IAKN Kupang akan semakin besar dan bermartabat, menghadirkan layanan akademik dan non-akademik yang menjawab kebutuhan masyarakat NTT,” tuturnya.
Rektor I Made juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan ini, termasuk pemerintah daerah dan para peserta yang antusias mengikuti lomba.
“Mari kita jadikan kegiatan Pesparawi ini sebagai wujud syukur dan pujian kita kepada Tuhan. Semoga kasih Tuhan melindungi kita untuk terus berkarya dan memperkuat kebersamaan dalam kehidupan pendidikan, masyarakat, gereja, dan bangsa,” pungkasnya.
Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat. Seluruh peserta dan tamu undangan turut memanjatkan pujian dan syukur atas terselenggaranya Pesparawi 2025.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai iman dan budaya di Nusa Tenggara Timur.
Ajang ini diikuti oleh 44 peserta yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dan Kabupaten Alor.
Para peserta berkompetisi dalam enam kategori lomba, yakni paduan suara anak (15 peserta), paduan suara sekolah dasar (6 peserta), paduan suara sekolah menengah atas (3 peserta). Paduan suara dewasa campuran (4 peserta), vokal grup umum (11 peserta), dan musik pop gerejawi umum (4 peserta).
Pesparawi menghadirkan dewan juri yang kompeten di bidangnya. Mereka antara lain: Heidris Donaldo Liha, Linda Sitanjak, M.Sn, Arys Bulo, Pdt. Harry Anggoman, dan Relin Yosi Huka, M.Sn.
Kegiatan ini mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan pada Segala Waktu” (Mazmur 34:2a). Subtema “Mari Bersatu dalam Pujian yang Tak Terbatas oleh Perbedaan”. (Dk).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




