KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Ratusan siswa SD Negeri 2 Fontein, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, terlibat aktif memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung sejak 13 – 16 Agustus 2025 ini diwarnai berbagai lomba yang melibatkan seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.
Ketua Panitia, Margaretha Elshinta Woen, S. Pd, menjelaskan, lomba dibagi menjadi dua kategori berdasarkan tingkat kelas.
Untuk kelas rendah (kelas 1–3), jenis lomba meliputi lomba gigit sendok, lomba tiup gelas air mineral, dan lomba gigit kerupuk.
Sementara itu, untuk kelas tinggi (kelas 4–6) digelar lomba makan biskuit, lomba pindah dus, dan lomba berbaris dengan mata tertutup.
“Semua lomba ini bersifat hiburan dan bertujuan mengeratkan kebersamaan di komunitas sekolah. Lomba utama yang paling ditunggu adalah lomba menghias kelas dan lomba senam Anak Indonesia Sehat antar kelas,” ujar Margareta.
Lomba menghias kelas menjadi sorotan karena memperebutkan hadiah berupa piagam, bingkisan, dan satu piala bergilir untuk juara terbaik.
“Meskipun dana yang tersedia relatif terbatas hanya sekitar Rp900.000 panitia tetap berupaya maksimal agar suasana peringatan HUT RI tetap meriah dan bermakna”, tambah dia.
Kepala SDN 2 Fontein, Yulita Dappa Wunga, S.Pd, menekankan, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan rasa cinta tanah air, sekaligus membangun sikap sportivitas pada siswa.
“Lewat lomba, anak-anak belajar berkompetisi secara sehat, bekerja sama, dan menghargai hasil karya teman-temannya,” kata Yulita.
Ia juga berharap, melalui publikasi kegiatan ini, masyarakat dan pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi sekolah.
“Lingkungan sekolah kami sempit, ruang belajar terbatas, dan sebagian bangunan sudah lama termakan usia. Kami sangat membutuhkan perbaikan dan rehabilitasi agar proses belajar mengajar lebih nyaman,” ujarnya.
Selain lomba individu dan kelompok, lomba menghias kelas menjadi ajang kreativitas yang dibimbing langsung oleh wali kelas masing-masing.
Seluruh rangkaian kegiatan mendapat sambutan hangat dari siswa, guru, maupun orang tua yang turut hadir memberikan dukungan.
Perayaan ini menjadi bukti, semangat kemerdekaan bisa ditanamkan sejak dini, bukan hanya lewat upacara bendera, tetapi juga lewat keceriaan dan kreativitas di lingkungan sekolah. (goe).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




