KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba membuka Semiloka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB atau SDGs) dan Monitoring Rencana Aksi Daerah TPB di Kabupaten Kupang, di Hotel Amaris, Kamis (5/12).
Semiloka itu terlaksana atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Kupang melalui BP4D Kabupaten Kupang, dengan Perkumpulan Pengembangan Insiatif dan Advokasi Rakyat (PIAR), dan beberapa LSM lainnya.
Alexon Lumba dalam sambutannya mengatakan, semiloka ini sebenarnya sudah dirancang jauh hari oleh Pemerintah Kabupaten Kupang dan PIAR, untuk memberi perhatian serius pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kupang dapat terlaksana secara komprehensif dan berkelanjutan.
Alexon Lumba berharap, pertemuan tersebut dapat menghadirkan informasi yang berkaitan dengan teknis menyangkut data dan angka terhadap isu strategis rencana pembangunan.
“Penekanan tujuan TPB/SDGs tidak hanya pada outcome dari pembangunan itu sendiri yang berujung pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga pada aspek keadilan dan inkluisivitas serta cara dalam pencapaian tujuan.TPB/SDGs sendiri menekankan pada pemenuhan Hak Asasi Manusia, non diskriminasi, perhatian pada kaum marginal dan difabel, pentingnya partisipasi dan kolaborasi semua pemangku kepentingan pembangunan yakni pemerintah, dunia usaha, LSM, perguruan tinggi dan masyrakat”, jelas Alexon Lumba.
Pada kesempatan tersebut Alexon Lumba juga menyampaikan untuk bersama-sama berkoordinasi mendorong kerjasama pembangunan yang lebih luas diantara pemangku kepentingan, tidak hanya di tataran lokal dan nasional, tetapi juga kerjasama pembangunan secara global.
“Kerjasama ini meliputi mekanisme dalam hal pendanaan, peningkatan kapasitas, SDM, alih tekhnologi, serta akses pasar”, ujar Alex.
Direktur PIAR, Sarah Lery Mboeik, mengatakan, semiloka digelar untuk menentukan prioritas rencana pembangunan di Kabupaten Kupang.
Apalagi lanjut dia, Kabupaten Kupang telah melewati proses Pemilukada dan dipastikan mendapat kepala daaerah yang baru, sehingga rencana pembangunan tersebut perlu didiskusikan bersama kepala daerah yang baru, dan dipakai dalam rencana kerja kepala daerah kedepan.
Turut hadir dalam semiloka tersebut, Kepala BP4D Kabupaten Kupang, Juhardi Selan. Perwakilan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Bona Tua Parlinggonian. Pembicara dari SDGs Center Universitas Bengkulu, Djonet santoso. Perwakilan dari Universitas Nusa Cendana dan Universitas Widya Mandira Kupang. Serta perwakilan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang. (Tery).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




