Sehingga pada 20 September Dolviana mengaku dirinya disekap dalam sebuah rumah kosong dengan pintu terkunci oleh Hendi. Namun dengan berani Dolviana memanjat tembok dengan kardus yang ada di dalam ruangan itu dan berteriak sehingga tetangga di sekitar lokasi mengetahui keberadaannya.
Karena pintu terkunci Dolviana berpura-pura mengaku ada kebakaran di rumah itu. Hendi kemudian kembali ke lokasi tersebut dan langsung diringkus oleh polisi di lokasi kejadian. Dolviana pun dibebaskan dan diurus oleh Paguyuban Keluarga Flobamora di Medan. (BAP_NTT).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




