Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pengunjung, Borong Hasil Karya Siswa SDN Bello

Pengunjung pameran borong hasil karya anak-anak SDN Bello, Kota Kupang.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Stand pameran hasil karya siswa-siswi kelas V SD Negeri Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang nampak ramai pengunjung.

Sejumlah transaksi di stan-stan tersebut terjadi antar siswa dan orangtua siswa.

Bahkan sejumlah dagangan seperti Minyak kelapa murni, yang dijual dengan harga Rp25.000/ botol ukuran 600ml habis terjual. Begitu pula jajanan kripik pisang, dan jagung bose per cup Rp.10.000 juga laku terjual, dan ludes dalam hitungan menit saat mc mempersilahkan para orang tua dan undangan untuk melihat hasil karya para anak didik.

Lusia S Berek wali kelas V saat pameran hasil karya Jumat, (7/6/24) mengaku bangga dengan hasil karya anak didiknya yang lebih banyak diburu dan dibeli para orang tua.

“Secara pribadi saya berbangga karya hasil karya anak-anak kani bisa di beli habis para orang tua yang hadir. Ini bukti orang tua mendukung hasil kerja ketrampilan anak,” ujarnya.

Tidak hanya itu di stand lain juga ada hasil karya anak siswa kelas IV seperti tempat tisu dan asbak rokok dari bahan stik hasil daur ulang yang banyak di beli oleh orang tua siswa.

 

Sedangkan siswa kelas II dan III juga ada pameran hasil karya tanaman sayur organik berupa terong ungu dan seledri yang dijual Rp.15.000 per pot yang diborong orang tua siswa.

 

Lusia mengaku tidak bisa memastikan total hasil penjualan hari itu karena belum ada rekapan jumlah yang terjual, namun dia mengaku lebih dari lima ratus ribu rupiah.

Ketua Panitia Panen hasil belajar siswa-siswi SDN Bello Paskal Rangga mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) ditujukan untuk melatih anak mencintai budaya lokal, mencintai alam lingkungan dan memiliki ketrampilan sebagai bekal hidup ke depan.

“Sebagaimana dilaporkan tadi untuk melatih anak memiliki kecintaan terhadap budaya lokal, mencintai alam dan memiliki ketrampilan sebagai bekal dalam hidup,” ujarnya. (goe).

  • Bagikan