KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Pj. Wali Kota F.M. Hadjoh memastikan kota Kupang menjadi tuan dan nyonya rumah penyelenggaraan Festival Forum Kawasan Timur Indonesia.
Kepastian tersebut disampaikan Penjabat, saat menerima kedatangan perwakilan Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) dan Pejabat dari Bappelitbangda Provinsi NTT, Selasa (14/3).
Pertemuan digelar untuk meminta kesediaan Pemkot Kupang menjadi tuan rumah pada kegiatan dimaksud.
Penjabat Wali Kota menyambut baik tawaran tersebut dan siap memberikan dukungan.
Menurutnya, semakin banyak even yang digelar di Kota Kupang semakin baik.
Menurut dia, Selain untuk promosi seni dan budaya, juga dapat mendorong pertumbuhan UMKM yang ada di kota ini.
Ia menjelaakan, Saat ini Pemkot Kupang juga akan menghidupkan kalender Even di tiap-tiap kelurahan. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan warga pada seni dan budaya serta olahraga, juga menarik kunjungan wisatawan dari luar daerah.
George mengaku tertarik dengan panggung inspirasi yang menampilkan praktik cerdas terpilih, yang menjadi acara utama festival tersebut.
Menurutnya perangkat daerah di lingkup Kota Kupang perlu memanfaatkan peluang tersebut untuk mempelajari karya cerdas yang dipresentasi sehingga dapat diadopsi atau direplikasi kembali di Kota Kupang serta menjadi input untuk merumuskan kegiatan, misalnya soal pengolahan sampah dan sistem perencana pembangunan.
Mengenai persiapan menjadi tuan rumah, Penjabat Wali Kota minta kepada Bappeda Kota Kupang untuk membangun koordinasi dan komunikasi dengan Yayasan BaKTI sebagai sekretariat Forum KTI sejak jauh hari, serta membuat daftar hal-hal yang perlu disiapkan.
Pemkot Kupang akan menggandeng sanggar-sanggar budaya serta paguyuban etnis dari 12 provinsi di Indonesia Timur yang ada di Kota Kupang untuk memeriahkan acara malam budaya.
Perwakilan Yayasan BaKTI, Ita Ibnu menjelaskan Festival Forum Kawasan Timur IX akan berlangsung selama 2 hari pada 26-27 Juli 2023 mendatang.
Diperkirakan akan hadir 1000 orang peserta yang merupakan perwakilan dari prominent figure pemerintah nasional dan daerah, mitra pembangunan internasional dan nasional, organisasi non-pemerintah, akademisi, sektor swasta, pemuda, petani, nelayan, masyarakat adat, profesional, jurnalis, mahasiswa dan pemerhati kawasan timur Indonesia.
Selain panggung inspirasi sebagai acara utama, yang menghadirkan para praktisi praktik cerdas dari berbagai bidang dan daerah, mereka juga menggelar side events.
Side events ini menjadi ajang untuk menampilkan inovasi baru dari berbagai aktivitas pembangunan yang berhasil menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Pada hari kedua akan diadakan malam budaya yang akan menampilkan pementasan budaya dari NTT, khususnya Kota Kupang.
Lebih lanjut dikatakan, dalam festival ini peserta dapat mempelajari dan menyerap praktik baru yang memungkinkan mereka bekerja lebih efektif dan sukses.
Dalam festival KTI kali ini Yayasan BaKTI juga akan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT untuk menyelenggarakan “local champion incubator”, program khusus mempersiapkan 12 anak muda dari desa-desa di NTT untuk menjadi Penggerak perubahan sosial di lingkungannya.
“Kolaborasi dan inovasi untuk pembangunan berkelanjutan menjadi fokus utama yang akan mewarnai seluruh proses tukar pengetahuan dalam Festival Forum KTI 2023 nanti,” pungkasnya.
Hadir dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari Yayasan Bakti, Ita Ibnu bersama rekan-rekan. Serta Kabid Sosial Pemerintahan Bappelitbangda Provinsi NTT, Esron Elim dan rekan.
Turut mendampingi Penjabat Wali Kota, Assiten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH. Kepala Bappeda Kota Kupang, Djidja Kadiwanu, SE, MM beserta para kabid.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




