Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Terkait Kematian Ternak Babi, Tonce Teuf: “Kebersihan Kandang Perlu Diperhatikan”

Kontributor : Tim Editor: Redaksi
Camat Amarasi Selatan Tonce Teuf saat ditemui Media Rabu (18/1/23).

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Seminggu terakhir terjadi kematian ternak babi di wilayah kabupaten Kupang secara mendadak. Ada kecamatan yang masyarakatnya mengalami musibah namun banyak yang belum mengalami musibah tersebut.

 

Camat Amarasi Selatan Tonce Teuf ketika ditemui di ruang kerjanya Mengatakan, Amarasi Selatan masih bebas dari kematian ternak secara mendadak tersebut.

 

“Namun perlu waspada, dengan menjaga Kebersihan kandang”, kata Tonce Rabu (18/1/23).

 

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah Hindari beli daging dari luar. Jangan bawa ternak dari luar. Ternak yang mati karena virus jangan dimakan atau tidak boleh diperjualbelikan. Ternak yang mati jangan dibuang tapi dikubur”, jelasnya.

 

Lebih jauh ia menjelaskan, masyarakat atau Peternak harus cepat melaporkan kejadian kematian ternak kepada PPL di wilayah masing-masing.

 

“Jaga kebersihan lingkungan kandang dengan menyemprot desinfektan.
Beri Pakan bernutrisi dan vitamin secara rutin”, tambah dia.

 

Ia juga mengimbau Peternak untuk membatasi akses keluar masuk ke dalam kandang.

 

“Dihimbau untuk lakukan desinfektan kepada orang yang keluar masuk kandang”, kata dia.

 

Ditanya berapa jumlah ternak babi di Amarasi Selatan Tonce mengatakan, sejauh ini belum diketahui persis berapa jumlah ternak babi.

 

“Sejak 2021 produksi babi di masyarakat tinggi. Ada peningkatan setelah ASF Jumlah persis belum tau”, ujarnya.

 

Mengenai rencana Vaksin kepada ternak babi ia mengatakan, pekaksanaan vaksin akan dilakukan saat tidak hujan (April-Mei. Saat itu baru diketahui data pasti jumlah ternak.

 

Dinas Peternakan Kabupaten Kupang melaporkan 48 ekor babi di Kabupaten Kupang mati secara mandadak dan belum diketahui pasti penyebabnya.

 

Dilansir dari tribunnews.com / Pos Kupang, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang melalui Kabid Keswan, Kemavet Pengolahan dan Pemasaran drh. Yosep A. Paulus, Selasa 17 Januari 2023 mengungkapkan babi mati secara mendadak ini dilaporkan pertama pada hari Kamis tanggal 12 Januari 2022.

  • Bagikan