PKB Kota Kupang, Peduli Kemanusiaan

  • Bagikan
Walde Taek dengan salah satu rekan Separtai foto bersama dua balita dan orangtuanya usai pembagian bantuan Rabu (23/2/22).

KUPANG, FLOBAMORASPOT.COM – Partai kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kupang di masa kepemimpinan Theodora Ewalde Taek  coba melakukan aksi Peduli Kemanusiaan. Walde dan Pengurus, bergerak membantu keluarga  terdampak stunting dan gizi buruk di Kota Kupang. Ini sebagai langkah mempersiapkan generasi masa depan.

 

“Sejak saya dipercayakan sebagai Ketua DPC PKB Kota Kupang bersama rekan-rekan pengurus, terus memberikan perhatian  dan membantu serta mengambil bagian dalam pembangunan di kota ini dengan cara masing-masing. Dan kebetulan saya sebagai  Ketua DPC PKB maka kami harus responsif terhadap isu-isu perempuan dan anak di tingkat masyarkat khususnya Kota Kupang dalam kategori kasus  stunting dan gizi buruk yang cukup tinggi,” kata Ketua DPC PKB Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek  Rabu (23/2).

 

Ia menambahkan, perlu adanya perhatian dari semua pihak termasuk kader PKB, ikut mengambil bagian dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam berpartai politik itu tentunya untuk mendatangkan kesejahteraan bagi rakyat. Sehingga melalui cara dan rasa kepedulian yang sederhana, maka  pada tanggal 22 Desember 2021 kemarin tepat hari ibu PKB melakukan sesuatu kegiatan secara kontinyu dengan memberikan bantuan makanan tambahan atau PMT,  bagi balita stunting dan gizi buruk di beberapa kelurahan di wilayah Kota Kupang”, kata Walde lagi.

 

“Tentunya bantuan yang disalurkan itu secara finansial partai tidak mungkin secara total, namun kami hanya mengambil sampel dari data Dinkes dan Puskesmas serta kader Posyandu pada titik yang rawan stunting dan gizi buruk yang dialami oleh bayi dan Balita di tingkat masyarakat yang menjadi sasaran kami,” tambah Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang itu.

 

Menurut dia, pemberian makanan tambahan yang dilakukan selama tiga bulan mulai dari 22 Desember 2021 sampai 22 Maret 2022 kemarin yang sudah masuk tahap ke IV dan tinggal dua kali lagi. Proses ini nantinya akan selesai, selanjutnya akan dipikirkan  cara lain lagi.

 

” Terpenting nantinya langkah lain dalam penanganan masalah kesehatan masyarakat yang dilakukan nantinya tidak terlepas kerjasama kami dengan pemerintah dalam hal imi Dinkes. Sebab berbicara soal stunting dan gizi buruk harus ada usaha prefentif dan usaha penanganan dan pencegahannya yang menjadi perhatian kami di PKB  Kota Kupang,” tutupnya.

Penulis: RD_Editor: Sintus
  • Bagikan